informasiobat.com

ALLOPURINOL

NAMA GENERIK
Allopurinol

NAMA KIMIA
Allopurinolum, Allopurinol, [H-pyrazol[3,4-d]pyrimidin-4-ol;1,5-Dihydro-4H-Dihydro-4H-pyrazolo[3,4-d]pyrimidin-4-one

SIFAT FISIKOKIMIA
Berbentuk serbuk putih, agak berbau & sedikit larut dalam air & alkohol. Sediaan larutan alopurinol hampir tidak berwarna dengan pH : 11,1-11,8

SUB KELAS TERAPI
Antipirai

KELAS TERAPI
Analgesik, Antipiretik, Antiinflamasi Non steroid, Antipirai

NAMA DAGANG
Algut

Alofar

Benoxuric

Hycemia

Isoric

Llanol

Licoric

Nilapur

Reucid

Rinolic

Sinolic

Tylonic

Urica

Uricnol

Xanturic

Zyloric

Hanoric

Kemorinol

Omeric

Puricemia

Uroquad

Omeric

Puricemia

Uroquad

INDIKASI
Pirai primer & sekunder : Hyperuricemia karena penggunaan chemoterapi "Recurrent Renal Calculi".

Lain-lain : Menurunkan hiperuricemia sekunder akibat ke-kurangan glucose-6-phosphatedehydrogenase, "Lesch-Nyhan syndrome", "Polycythemia vera", "Sarcoidosis", pemakaian thiazid & ethambutol.

FARMAKOLOGI
Penghambat kerja enzim xantin oksidase yang mengkatalisasi perubahan hipoxantin menjadi xantin & perubahan xantin menjadi asam urat yang pada akhirnya menurunkan konsentrasi asam urat dalam serum & urin.

STABILITAS PENYIMPANAN
Disimpan dalam wadah tertutup rapat pada suhu 15-30 derajat Celsius Injeksi : setelah direkonstitusi & dilarutkan dalam Normal salin atau dextrose 5%,
harus disimpan pada suhu 20-25C & larutan harus digunakan paling lambat 10 jam setelah direkonstitusi, tidak boleh disimpan dalam freezer.

KONTRA INDIKASI
Alergi terhadap allopurinol

EFEK SAMPING
Efek terhadap kulit & efek lokal : Gatal, kemerahan, eksim, bentol, demam, selulit, bengkak, berkeringat.

Alergi : demam, menggigil, leukopenia, eosinopili, kemerahan, gatal, mual & muntah, Stevens-Johnson syndrome, oligouria, CHF, tuli permanen.

Efek terhadap hati : Meningkatkan SGOT & SGPT, nekrosis, kerusakan hati, hepatitis, hiperbilirubinemia, sakit kuning

Efek terhadap Saluran cerna : Mual, muntah, diare, sakit abdomen, sembelit, kembung, gastritis, dispepsi, pendarahan lambung & pankreas, bengkak kantung saliva, lidah bengkak.

Efek terhadap Sistem syaraf : nyeri pada ujung syaraf, sakit kepala, epilepsi, agitasi, perubahan mental, koma, paralisi, pusing, limbung, depresi, bingung,amnesia, sulit tidur.

Efek lain : Demam, myopathy, epistaxis, kerusakan ginjal, penurunan fungsi ginjal, meningkatkan kreatini, hematouria, oligouria, UTI, asidosis, asidosis metabolit, hiperfosfatemia, hipomagnesemia, hiponatremia,

hipernatremia, hipokalemia, hiperkalemia, hiperkalsemia, abnormalitis elektrolit. abnormalitis elektrolit. Tumor lisi sindrom sepsis, infeksi lain, Kerusakan jantung, gangguan pernafasan.

INTERAKSI OBAT
Obat antineoplastik : Dosis 300-600mg dapat meningkatkan toksisitas azathioprin dan mercaptopurin. Dosis obat antineoplastik harus diturunkan 25-33%.
Obat yang meningkatkan konsentrasi asam urat seperti diuretik, pirazinamid, diazoxide, alkohol & mecamylamine, dosis allopurinol harus dinaikkan.
Antikoagulan : Allopurinol menghambat metabolisme decumarol.
Ampisilin & amoxisilin : Potensiasi efek alergi aminopenisilin.
Diuretik & zat urikosurik : Zat urikosurik meningkatkan efek allopurinol (aditif).
Diuretik seperti tiazid : Meningkatkan konsentrasi serum alopurinol sehingga dapat meningkatkan toksisitas allopurinol.
Chlorpropamide : Meningkatkan reaksi hepatorenal, monitor hipoglikemi.
Obat lain : Cotrimoxazole : Trombositopenia Cyclosporin : Meningkatkan konsentrasi cyclosporin dalam darah (penyesuaian dosis)

PENGARUH ANAK
Digunakan hanya pada anak-anak dengan hiperurisemia akibat penyakit neoplastik sekunder, sedang menjalani kemoterapi, kelainan genetik terhadap metabolisme purin.

PENGARUH KEHAMILAN
Belum ada studi yang adekuat

PENGARUH MENYUSUI
Didistribusi ke ASI, hati-hati untuk ibu menyusui

BENTUK SEDIAAN
Tablet, Kapsul, Kaplet, Tablet Salut Film 100mg, 300mg

PERINGATAN
Pasien anak, wanita hamil & menyusui, penggunaan allopurinol hanya jika betul-betul diperlukan. ;Untuk Pasien lansia, perhatikan penyesuaian dosis akibat penurunan fugsi hati, ginjal & jantung. ;Pasien dengan asimtomatik hiperurisemia dengan kadar asam urat < 9mg/dL

INFORMASI PASIEN
Minum allopurinol dengan air yang cukup (kecuali Pasien CHF/peny. lain yang tidak boleh minum banyak). Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi.

MEKANISME AKSI
Menurunkan konsentrasi asam urat dalam serum & urine.

DAFTAR PUSTAKA
Martindale, 34 th edition