informasiobat.com

DIABETES MELLITUS: GEJALA DAN PENCEGAHAN

Kategori Farmakologi - dipublish oleh Administrator tanggal 26/11/2018 - pengunjung 19

Diabetes Mellitus adalah suatu kondisi, di mana kadar gula di dalam darah lebih tinggi dari biasa/normal. (Normal: 60 mg/dl sampai dengan 145 mg/dl), ini disebabkan tidak dapatnya gula memasuki sel-sel. Ini terjadi karena tidak terdapat atau kekurangan atau resisten terhadap insulin. Diabates adalah suatu kondisi yang berjalan lama, disebabkan oleh kadar gula yang tinggi dalam darah.

DIABETES dapat dikontrol. Kadar gula dalam darah akan kembali seperti biasa atau normal, dengan merubah beberapa kebiasaan hidup seseorang. Yaitu:

  1. Mengikuti suatu Susunan Makanan yang Sehat dan makan secara teratur.
  2. Mengawasi/menjaga berat badan.
  3. Memakan obat resep dokter.
  4. Olahraga secara teratur.

TANDA-TANDA DIABETES ATAU PENYAKIT KENCING MANIS

  1. Rasa haus yang berlebihan.
  2. Buang air kecil yang berlebihan (dengan volume besar)
  3. Selalu merasa lelah/kekurangan energi
  4. Infeksi di kulit
  5. Penglihatan menjadi kabur (Buta Ayam)
  6. Turunnya berat badan (pada sebagian penderita)
  7. Hyperglaisimia (Peningkatan abnormal kandungan gula dalam darah)
  8. Glaikosuria (glukosa dalam urine - air kencing)


 FAKTOR PENYEBAB
Selain faktor keturunan, juga karena gangguan produksi insulin. Kurangnya jumlah dan daya kerja insulin tubuh mengakibatkan glukosa tidak dapat dimanfaatkan oleh sel tetapi hanya berakumulasi di dalam darah yang beredar ke seluruh tubuh. DM tidak tergantung insulin disebabkan oleh gaya hidup dan pola konsumsi yang tidak sehat, selain karena faktor keturunan.


 

JENIS-JENIS DIABETES

Terdapat dua jenis Diabetes atau penyakit kencing manis yang umum; masing-masing dapat diobati dengan cara tersendiri.

1. Diabetes Mellitus yang tergantung pada insulin (IDDM atau jenis I)

  • Biasanya terdapat pada orang yang masih muda
  • Gejala-gejalanya terjadi dengan secara tiba-tiba
  • Kadar glukosa (gula) darah yang tinggi
  • Apa yang harus dilakukan
  • Suntikan insulin
  • Makanlah makanan sehat dan seimbang
  • Olahraga secara teratur

2. Diabetes Mellitus yang tidak tergantung pada insulin (NIDDM atau jenis III)

  • Biasanya terdapat pada orang yang berusia lebih dari empatpuluh (40) tahun
  • Terjadi secara perlahan-lahan, dan kemungkinannya dengan tiada tanda-tanda/gejala
  • Biasanya terdapat pada orang yang gemuk dan usia lanjut, dan tidak aktif
  • Apa yang harus dilakukan
  • Mempertahankan berat badan yang normal
  • Olahraga secara teratur
  • Makanlah makanan yang seimbang
  • Tablet atau pil (untuk sebagian penderita)
  • Mungkin memerlukan insulin, biasanya pada stadium terakhir.

3. DM berkaitan dengan mal nutrisi

4. DM karena toleransi glukosa terganggu

5. DM karena kehamilan


 

PENGONTROLAN DIABETES MILITUS

Jika tak terkontrol dengan baik, diabetes dapat menyebabkan masalah-masalah dalam beberapa bagian anggota badan. Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus menerus atau berkepanjangan, dapat menyebabkan komplikasi dari diabetes. Antara lain sebagai berikut:

  • Penyakit jantung
  • Serangan otak, biasanya diikuti dengan kelumpuhan atau strok
  • Kerusakan pembuluh-pembuluh darah periperal (biasanya mempengaruhi bagian badan sebelah bawah dan kaki)
  • Penyakit mata (retinopati); ini dapat menyebabkan buat ayam atau buta total
  • Kerusakan ginjal (neporpati)
  • Kerusakan serap (neuropati) - kerusakan sarap dapat terjadi pada beberapa bagian dari tubuh kita, termasuk jantung, kaki, dan dapat menyebabkan impoten dan kelumpuhan (paralisis) dari perut.


     

CARA MENGHALANGI KOMPLIKASI-KOMPLIKASI DIABETES

  1. Tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, kurang olahraga dan merokok, memperbesar kemungkinan cepat timbulnya komplikasi-komplikasi, terutama dengan berkurangnya dan terhambatnya persediaan darah.
  2. Untuk mencegah atau memperlambat timbulnya komplikasi-komplikasi ini, adalah penting:
  3. Menjaga agar kadar glukosa (gula) dalam darah tetap normal
  4. Tidak merokok
  5. Berolahraga secara teratur
  6. Berolahraga secara teratur merupakan salah satu bagian terpenting dalam pengelolaan (manajemen) diabetes. Ini akan membantu dalam usaha untuk:
  7. Menurunkan kadar glukosa dalam darah dengan terpakainya energi (olahraga mungkin akan merendahkan kadar glukosa dalam darah selama 12 - 24 jam kemudian)
  8. Menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol dalam darah, jika sekiranya tinggi
  9. Memperbaiki peredaran dalam tubuh
  10. Mengurangi stres
  11. Mengawasi berat badan

Sebaiknya olahraga ringan hendaknya dilakukan sekurang-kurangnya tiga sampai empat kali seminggu. Jenis olahraga yang dipilih tergantung pada umur, minat dan kemampuan masing-masing. Beberapa saran adalah sebagai berikut:

  • Jalan kaki gerak cepat
  • Berenang
  • Bersepeda
  • Menari

Memakan makanan yang seimbang, kadar lemak yang rendah, kadar garam yang rendah, dan kadar serat yang tinggi (komplek karbohidrat) Agar tekanan darah dan kadar kolesterol diperiksa secara teratur oleh dokter.

ASPEK MAKANAN

KARBOHIDRAT

  • Sederhana atau halus/yang mudah diserap
  • Karbohidrat yang sederhana dinamakan gula.
  • Dalam jumlah yang besar atau berlebihan karbohidrat sederhana menyebabkan meningkatnya kadar gula dalam darah dengan cepat dan ini menimbulkan suatu keadaan di mana diabetes tidak terkontrol dengan baik.
  • Gula putih, gula merah atau gula mentah (raw sugar), selei/jam, makanan yang manis-manis, minuman ringan, misalnya Cola Cola, sirup dan sari buah yang bergula adalah beberapa contoh dari apa yang dinamakan karbohidrat yang mudah diserap (berbagai jenis gula).
  • Jenis gula tersebut di atas menyediakan energi, tetapi boleh dikatakan tidak ada kadar vitamin-vitamin dan mineral-mineralnya.

-Makanan-makanan ini lebih baik dihindari -

Catatan: Dalam jumlah yang kecil sekali, makanan tersebut di atas dapat dimasukkan sebagai bagian dari makanan lengkap - dan tidak boleh dimakan secara tersendiri, misalnya sedikit gula atau eskrim dapat dimakan sekali-sekali, jika diabetes seseorang terkontrol dengan baik.

BUAH-BUAHAN

  • Buah-buahan mengandung gula, tetapi buah-buahan adalah sumber yang baik dari vitamin C dan serat. Makanlah buah-buahan secara teratur sebagai bagian dari makanan sehari-hari.
  • Semua jenis buah-buahan segar dapat dimakan, misalnya apel, pisang, papaya, mangga, nenas, sawo, nangka, semangka/melon, belimbing, durian belanda, jambu, dan lain-lain. Buah-buahan segar lebih baik daripada buah-buahan dalam kaleng.
  • Sari buah kurang kadar seratnya, dan tinggi kadar gula sederhananya. Pilihlah sari buah asli (yang tidak ada tambahan gulanya), dan minumlah maksimum sebanyak satu gelas (120 cc) per hari.

Catatan: Buah-buahan mengandung zat karbohidrat sederhana (gula), oleh karena itu, untuk menjaga agar diabetes tetap terkontrol dengan baik, makanlah buah-buahan secara beraturan, misalnya sepotong buah setiap sesudah makan.

 

INDIKASI
Gejala utamanya disebut 3P yaitu poliuria (banyak kencing), polidipsia (banyak minum), dan polifagia (banyak makan). Banyak makan dan minum menyebabkan berat badan terus meningkat. Jika keadaan ini tidak lekas diobati, nafsu makan justru akan berkurang sementara sering minum dan kencing terus berlangsung. Pada tahap ini mulai terasa capai, berat badan menurun cepat sekitar lima-sepuluh kilogram dalam dua-empat minggu. Jika tidak segera diobati, timbul rasa mual dan penderita akan tidak sadarkan diri atau mengalami koma diabetik akibat kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi. Kadang-kadang penderita DM tidak menunjukkan gejala akut, tetapi sering gejala muncul beberapa bulan atau tahun sesudah mengidap DM. Gejala kronik atau menahun DM yang sering timbul adalah semutan, rasa kulit panas, rasa tebal dan baal di kulit, kram, gampang mengantuk, mata kabur dan biasanya sering ganti kacamata, gatal sekitar kemaluan (terutama pada wanita), gigi mudah goyah dan lepas, kemampuan seksual menurun, ibu-ibu sering mengalami keguguran atau melahirkan bayi mati.


PENGOBATAN
Suntikan insulin diberikan pada penderita IDDM dan tablet golongan sulfonylurea yang merangsang sel beta pankreas memproduksi insulin. Selain minum obat, juga harus diet dan olahraga teratur. Jika masih dapat diatasi dengan diet rendah karbohidrat dan olahraga, pasien sebisanya tidak memakai obat.

 

PENCEGAHAN
Hindari makanan yang banyak mengandung protein, lemak, gula, dan garam. Hindari stres dan lakukan olahraga teratur. Mengkonsumsi paria (buah, daun, maupun bijinya) juga dapat mencegah DM.

 

Komentar