informasiobat.com

ASAM ASKORBAT (VITAMIN C)

NAMA GENERIK
Asam Askorbat (Vitamin C)

NAMA KIMIA
2,3-didehydro-L-threo-hexono-1,4-lactone. (3)

SIFAT FISIKOKIMIA
Kristal atau serbuk putih atau agak kuning. Bila terpapar udara, warnanya perlahan-lahan menjadi lebih gelap. Dalam keadaaan kering, stabil di udara, tetapi dalam larutan akan teroksidasi dengan cepat. ;Larut 1 bagian dalam 3 bagian air dan 1 bagian dalam 40 bagian alkohol, tidak larut dalam kloroform, dalam eter, dan dalam benzena. Simpan dalam wadah tertutup rapat. Lindungi dari cahaya. (3)

SUB KELAS TERAPI
Vitamin dan Mineral

FARMAKOLOGI
Absorpsi : asam askorbat diabsorpsi dengan cepat setelah pemberian per oral. Dengan asupan vitamin C yang normal (30-180 mg perhari), 70-90% vitamin diabsorpsi. Pada dosis > 1 g perhari, absorpsi menurun menjadi 50% atau kurang. (2);Distribusi : asam askorbat terdistribusi luas dalam jaringan tubuh. Sejumlah besar vitamin ditemukan dalam hepar, leukosit, platelet, jaringan glandular dan lensa mata. 25% terikat dengan protein. (2);Metabolisme : di hepar via oksidasi dan sulfation. (1);Eliminasi : lewat urin. (1)

STABILITAS PENYIMPANAN
Stabilitas : Asam askorbat secara bertahap menjadi gelap lewat paparan terhadap cahaya, namun sedikit perubahan warna tidak berpengaruh pada efek terapinya. Asam askorbat teroksidasi dengan cepat pada udara atau suasana basa. ;Pada konsentrasi > 100 mg/ml, asam askorbat mengalami dekomposisi melalui produksi kabon dioksida. (2);Penyimpanan : Bentuk injeksi harus disimpan di kulkas (2-8C), terlindung dari cahaya dan udara. (1)

KONTRA INDIKASI
Hipersensitivitas terhadap komponen dalam sediaan. (2)

EFEK SAMPING
Non toksik. 1% - 10% : ;Renal : hyperoxaluria ( kejadian tergantung dosis);< 1% : ;Pusing, faintness, fatigue, flank pain, sakit kepala. (1)

INTERAKSI OBAT
Meningkatkan efek / toksisitas : asam askorbat meningkatkan absorpsi besi dari saluran cerna. Bila asam askorbat diberikan bersama kontrasepsi oral maka akan meningkatkan efek kontrasepsi ;Menurunkan efek : asam askorbat dapat menurunkan level fluphenazine, asam askorbat bila diberikan dengan warfarin maka akan menurunkan efek antikoagulan.1

PENGARUH ANAK
Hemolisis telah dihubungkan dengan pemberian asam askorbat pada neonatus dengan defisiensi glucose-6-phosphate dehydrogenasedan sebaliknya pada neonatus prematur normal. (2)

PENGARUH HASIL LAB
Positif palsu glukosa urin dengan reagen cupric sulfate, negatif-palsu dengan metode oksidasi glukosa, negatif palsu stool occult blood 48-72 jam setelah ingesti asam askorbat. (1)

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko A/C. (1);Selama kehamilan, dibutuhkan transfer asam askorbat dalam jumlah yang cukup ke janin, oleh karena itu The RDA yang dianjurkan oleh NAS untuk wanita hamil usia 14-18 atau 19-50 tahun adalah 80 atau 85 mg perhari.2

PENGARUH MENYUSUI
Kompatibel. Terdistribusi ke dalam ASI.1 Untuk mencapai jumlah asam askorbat yang sesuai dalam ASI, NAS merekomendasikan The RDA untuk wanita menyusui usia 14-18 tahun atau 19-50 tahun = 115 atau 120 mg perhari. ;Asam askorbat dapat melewati plasenta dan juga terdistribusi ke dalam ASI. (2)

PARAMETER MONITORING
Monitor pH urin bila menggunakan asam askorbat sebagai bahan pengasam urin. (1)

BENTUK SEDIAAN
Tablet 50 mg, 100 mg, 250 mg, 500 mg, Tablet Effervescen 1000 mg;Tablet Kunyah 100 mg, 150 mg, 250 mg, 500 mg, Kapsul 500 mg, Sweetlet 500 mg;Ampul 100 mg/ml x 2 ml, 100 mg/ml x 5 ml, 200 mg/ml x 5 ml Drops 100 mg/ml;Kombinasi Tablet Na Ascorbate 112.5 mg dan Vitamin C 100 mg;Tablet Na Ascorbat 281.25 mg dan Vitamin C 250 mg, Tablet Effervescen Vitamin C 1000 mg, Zn 10 mg, Tablet Kunyah Vitamin C 500 mg, Zn 5 mg

PERINGATAN
Pasien diabetes dan pasien yang mempunyai kemungkinan mengalami renal calculi berulang (cth.pasien dialisis) disarankan untuk tidak mengkonsumsi dosis berlebih pada waktu yang panjang (beberapa studi menggunakan dosis minimal 100 mg/hari). (1)

MEKANISME AKSI
Tidak dimengerti dengan jelas; dibutuhkan untuk pembentukan kolagen dan perbaikan jaringan; ;terlibat dalam beberapa reaksi oksidasi-reduksi seperti jalur metabolik lain, seperti sintesis karnitin, steroid, dan katekolamin dan konversi asam folat menjadi asam folinik.1

MONITORING
Kepatuhan minum obat

{BOTTOM}