informasiobat.com

BASITRASIN - POLIMIKSIN B

NAMA GENERIK
Basitrasin - Polimiksin B

SIFAT FISIKOKIMIA
Basitrasin : ;Serbuk putih kekuningan, tidak berbau, berbau lemah, higroskopis, larutan terurai dengan cepat pada suhu kamar, mengendap dan tidak aktif oleh garam dari beberapa logam berat. ;Polimiksin B : ;Serbuk putih atau hampir berwarna putih, higroskopis, larut dalam air, sedikit larut dalam alkohol

SUB KELAS TERAPI
Obat Topikal untuk Kulit

NAMA DAGANG
Polysporin

INDIKASI
Infeksi bakteri pada kulit

FARMAKOLOGI
Basitrasin diabsorpsi sedikit melalui mukosa membran atau kulit yang terluka. Basirasin tidak didistribusikan ke dalam cairan serebrospinal. Ikatan plasma dengan protein sedikit. ;Polimiksin B diabsorbsi baik pada peritonium, minimal dari saluran cerna (kecuali pada bayi). Polimiksin tidak didistribusikan ke dalam cairan serebrospinal.

STABILITAS PENYIMPANAN
Disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat sejuk.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap basitrasin atau polimiksin B. Hindari penggunaan bersamaan dengan bloker neuromuskular.

EFEK SAMPING
Hipotensi, edema wajah/bibir, rasa sesak pada dada, rasa tersengat, rash, anoreksia, mual, muntah, diare, diskrasias darah, diaforesis, blokade neuromuskular, pusing, ataksia, mengantuk, pandangan kabur.

INTERAKSI OBAT
Menjadi tidak aktif dengan adanya logam berat dan garam. Akan berkurang secara lambat aktifitasnya dalam basis berair, stearil alkohol, natrium lauril sulfat.

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko Basitrasin terhadap kehamilan : C. Faktor risiko Polimiksin B terhadap kehamilan : B

PENGARUH MENYUSUI
Distribusi basitrasin dan polimiksin B ke dalam air susu tidak diketahui, gunakan dengan perhatian.

PERINGATAN
Dapat menyebabkan keracunan ginjal dan syaraf jika dipakai dalam area kulit yang luas

MEKANISME AKSI
Menghambat sintesis dinding sel bakteri dengan mencegah transfer mukopeptida ke dalam dinding sel.