informasiobat.com

BUPIVAKAIN

NAMA GENERIK
Bupivakain

NAMA KIMIA
2-Piperidinecarboxamide, 1-butyl-N-(2,6-dimethylphenyl)-, monohydrochloride, monohydrate.

KETERANGAN
Penggunaan sebagai garam HCl.

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk kristal putih yang mudah larut dalam etanol 95%, larut di air, dan sedikt larut di kloroform atau aseton.

SUB KELAS TERAPI
Anastesi Lokal

KELAS TERAPI
Anastesi

DOSIS PEMBERIAN OBAT
Dosis bervariasi bergantung pada prosedur, dalamnya anastesi, perfusi jaringan, lamanya anastesi, dan kondisi pasien serta ada/tidaknya epinefrin dalam larutan suntikan. Dosis dewasa dan anak>12 tahun: anastesi lokal infiltrasi 0,25% maksimum 175 mg, blok saraf perifer: 5 ml larutan 0,25 - 0,5 %; maksimum 400 mg/hari. Blok kaudal (tanpa pengawet) : 15-30 mL larutan 0,25-0,5%. Blok saraf simpatik 20-50mL larutan 0,25%

FARMAKOLOGI
Mula kerja (bergantung pada rute dan dosis): anestesi: 1-17 menit. Durasi (bergantung pada rute dan dosis): 2-9 jam.

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan pada suhu ruang yang terkontrol : 15 -30C

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap bupivakain HCl, anestesi lokal tipe amida, atau komponen formula. Anestesi obstretik paraservikal.

EFEK SAMPING
Insiden efek samping sulit ditetapkan. Sebagian besar efek bergantung pada dosis, dan sering karena percepatan absorpsi di tempat suntikan, suntikan intravaskuler yang tidak disengaja, atau degradasi metabolit yang lambat. Munculnya gejala sistem saraf pusat dapat menjadi tanda awal toksisitas yang lebih nyata ( seizure). kardiovaskuler: hipotensi, bradikardia, palpitasi, blok jantung, aritmia ventrikuler, henti jantung. Sistem saraf pusat: gelisah, cemas, pusing, seizure ( 0,1%); gejala yang jarang, (seringkali akibat suntikan yang tidak disengaja ke subarachnoid pada saat anestesi spinal): anestesi persisten, parestesia ( kesemutan), paralisis, sakit kepala, sepsis meningitis, dan palsia saraf kranial.

INTERAKSI MAKANAN
Etanol dapat meningkatkan depresi SSP

INTERAKSI OBAT
Efek sitokrom P450: substrat (kecil) CYP1A2, 2C19, 2D6, 3A4. Pemberian larutan anestesi yang mengandung epinefrin/norepinefrin pada pasien yang menggunakan obat penghambat monoamine oxidase ataui antidepresant trisiklik yang berat dan lama.

PENGARUH ANAK
Tidak direkomendasikan digunakan untuk anak usia<12 tahun.

PENGARUH HASIL LAB
Tidak ada data

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor resiko C. Penurunan populasi yang bertahan hidup dan efek embriosidal ditemukan pada studi hewan. Obat ini diperbolehkan digunakan pada anestesi atau analgesi obstetrik ( konsentrasi 0,75% tidak direkomendasikan).

PENGARUH MENYUSUI
Tidak direkomdasikan karena masuk kedalam air susu ibu.

PARAMETER MONITORING
Tanda vital, tingkat kesadaran, tanda toksisitas SSP, frekuensi denyut jantung fetus selama anestesi paraservikal.

BENTUK SEDIAAN
Injeksi poliampul 20 ml 0,5%, ampul 5 ml.

PERINGATAN
Jangan gunakan larutan suntikan yang mengandung pengawet untuk memblok epidural dan kaudal. Gunakan hati-hati pada pasien dengan gagal hati. Tidak direkomendasikan digunakan untuk anak usia<12 tahun. Larutan anestesi spinal sebaiknya tidak digunakan untuk anak <18 tahun. Anestesi lokal dilaporkan terkait dengan dengan terjadinya kasus yang jarang: henti nafas tiba2, konvulsi karena toksisitas sistemik mengarah ke henti jantung mungkin akibat ketidaksengajaan suntikan intravaskuler.

KASUS TEMUAN
Tidak ada data

INFORMASI PASIEN
Pasien akan mengalami untuk sementara hilangnya sensasi, aktivitas motorik, dan biasanya pada separuh bagian bawah tubuh sesudah pemberian anestesi kaudal atau epidural.

MEKANISME AKSI
Menurunkan permeabilitas membran terhadap ion natrium sehingga terjadi penghambatan depolarisasi yang berakibat pada penghambatan hantaran impuls saraf.

MONITORING
Monitoring yang menetap dan waspada pada tanda vital, kardiovaskuler dan pernafasan (ventilasi yang adekuat) serta tingkat kesadaran pasien harus dilakukan sesudah setiap pemberian injeksi anestesi lokal.

DAFTAR PUSTAKA
1. Lacy CF, Armstrong LL, Goldman MP, Lance LL.Drug Information Handbook 17th ed. (2008),Lexi-Comp Inc. Ohio. 2. Sweetman SC.Blake PS., McGlashan JM., Neathercoat GC., Parson AV., et.al. Martindale: The Complete Drug Reference 24th ed. 2005, Pharmaceutical Press great Britain. 3.http://www.drugs.com/pro/html.

{BOTTOM}