informasiobat.com

CARVEDILOL

NAMA GENERIK
Carvedilol

NAMA KIMIA
1-carbazol-4-yloxy-3[2-(2-methoxy-phenoxy)ethylamino]propan-2-ol

STRUKTUR KIMIA
C24H26N2O4

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk kristal berwarna putih atau hampir putih. Membentuk polimorfisa. Praktis tidak larut dalam air, larutan asam, sedikit larut dalam alkohol.

SUB KELAS TERAPI
Obat Kardiovaskuler

NAMA DAGANG
Carbloxal; Coreg; Dilbloc; Mikelan; Eucardic; V-Bloc

INDIKASI
Gagal jantung iskemik atau kardiomiopati ringan sampai berat (umumnya sebagai tambahan untuk terapi standar); disfungsi ventrikel kiri karena infark miokardiak; pengobatan hipertensi.

FARMAKOLOGI
Farmakodinamik: Carvedilol (beta bloker non selektif) mempunyai afinitas yang sama terhadap kedua reseptor beta 1 dan beta 2, tetapi sifat kardioselektivitas ini relatif, artinya pada dosis yang lebih tinggi beta bloker yang kardioselektif juga memblok ;reseptor beta 2. Carvedilol mempunyai efek stabilisasi membran atau efek anestesi lokal (aktivitas stabilisasi membran/ membrane stabilizing activity). ;Farmakokinetik: Absorpsi carvedilol (zat lipofil) dari usus pada umumnya cepat dan baik, kecuali zat-zat hidrofil (antara lain atenolol, nadolol, dan sotalol) yang hanya diserap 5 sampai 30%.;Bioavailabilitas carvedilol antara 25% sampai 35% karena melalui metabolisme lintas pertama (first past effect).;Makanan dapat menurunkan kecepatan absorspsi carvedilol. ;Distribusinya ke jaringan baik. Obat-obat ini juga mudah mencapai CCS (cairan serebrospinal), sehingga lebih sering menimbulkan efek samping pada SSP.;Lebih dari 98% carvedilol terikat dengan protein plasma khususnya albumin.;Volume distribusi (Vd) carvedilol adalah 115 L dan klirensnya antara 500- 700 mL/ menit. ;Metabolisme carvedilol mengalami metabolisme lintas pertama, dimana cincin aromatik carvedilol mengalami reaksi oksidasi dan glukoronidasi dan enzim yang berperan adalah CYP450. ;Dari hasil metabolisme carvedilol diperoleh 3 metabolit aktif, dimana 1 diantaranya 13 kali lebih poten dibanding carvedilol. ;Ekskresi carvedilol melalui urin,berlangsung sebagai metabolit dengan aktivitas lemah. Pengikatan carvedilol pada protein darah tidak berhubungan dengan sifat lipofilnya. Nilai t carvedilol adalah 7 sampai 10 jam. ;Kurang dari 2% diekskresi lewat urin dan metabolitnya diekskresi melalui empedu dan dikeluarkan lewat feses.

STABILITAS PENYIMPANAN
Untuk menjaga stabilitasnya, sebaiknya carvedilol disimpan dibawah suhu 30C (86F), hindarkan dari lembab dan simpan dalam tempat yang terlindung dari cahaya langsung.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap carvedilol atau komponen lain dalam sediaan,gagal jantung dekompensasi yang memerlukan terapi inotropik intravena, asma atau riwayat penyakit paru obstruktif , gagal jantung yang tidak terkendali, bradikardi yang nyata, ;sindrom penyakit sinus, blok AV derajat dua atau tiga, syok kardiogenik, feokromositoma. Bronkospasme. Beta bloker, termasuk yang dianggap kardioselektif, seharusnya tidak diberikan kepada pasien dengan riwayat asma atau bronkospasme.;Namun, pada situasi yang sangat jarang dimana beta bloker harus diberikan kepada pasien demikian, dapat diberikan beta bloker kardioselektif dengan sangat hati-hati dan di bawah pengawasan spesialis.

EFEK SAMPING
Hipotensi postural, pusing, sakit kepala, letih, gangguan saluran cerna, bradikardi; kadang-kadang sirkulasi perifer menurun, mata kering, gejala-gejala mirip influenza; jarang terjadi angina blok AV, eksaserbasi klaudikasio intermiten; ;reaksi kulit alergik, kongesti nasal, depresi, gangguan tidur, parestesia, gagal jantung, perubahan enzim-enzim hati, trombositopenia, leukopenia.

INTERAKSI MAKANAN
Hindari dong quai (karena mempunyai efek estrogen.Hindari efedra, yohimbe dan ginseng (dapat memperparah efek hipotensif). Hindari bawang putih (dapat menurunkan efek antihipertensi) ;Penurunan efek : Makanan tinggi kalsium dapat mengurangi efek hipotensif dari calsium chanel bloker.

INTERAKSI OBAT
Rifampisin menurunkan efek hipotensi carvedilol; Solusi : jika perlu naikkan dosis carvedilol. ;Prazosin dapat meningkatkan resiko hipotensi postural; Monitor: gejala hipotensi postural (seperti pusing, berkunang-kunang, tekanan darah menurun/ di bawah normal).;Barbiturat dapat menurunkan bioavailabilitas carvedilol; Solusi: tingkatkan dosis carvedilol bila perlu. ;Simetidin menghambat metabolisme carvedilol sehingga dapat meningkatkan konsentrasi plasma carvedilol; ;Solusi: turunkan dosis carvedilol bila perlu. ;Antiinflamasi non steroid (Ibuprofen, Piroksikam, Indometasin, Nafroksen) dapat menurunkan efek hipotensi carvedilol; Solusi: tingkatkan dosis carvedilol, jika perlu gunakan NSAID yang tidak berinteraksi (seperti sulindac). ;Siklosporin : Carvedilol dapat meningkatkan konsentrasi siklosporin; Solusi: kurangi dosis siklosporin jika perlu.

PENGARUH ANAK
Carvedilol tidak direkomendasikan untuk anak-anak dibawah usia 18 tahun. Keamanan dan efektivitas carvedilol pada anak-anak (< 18 tahun) belum teruji.

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : C. ;Penelitian menggunakan binatang percobaan memerlihatkan adanya efek samping pada janin hewan uji (teratogenik/ embriosidal) tetapi belum ;terbukti pada manusia (belum ada studi yang membuktikan bahwa carvedilol teratogenik pada wanita hamil).

PENGARUH MENYUSUI
Distribusi carvedilol ke dalam air susu tidak diketahui, tidak direkomendasikan.

PARAMETER MONITORING
Monitoring tekanan darah, jantung, hepar, ginjal, kecepatan nafas (pada pasien CHF).

BENTUK SEDIAAN
Tablet 3.125 mg, 5 mg, 6.25 mg, 12.5 mg, 25 mg

PERINGATAN
Kehamilan dan menyusui; hindari putus obat yang mendadak pada angina,kurangi dosis oral carvedilol pada penyakit hati, memburuknya fungsi hati pada hipertensi portal; kurangi dosis awal pada gangguan ginjal, DM, miastenia gravis, ;dan pada anafilaksis respon terhadap adrenalin berkurang.

KASUS TEMUAN
Untuk pasien-pasien dengan kondisi khusus terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu: (1) Pada pasien yang mengalami gangguan ginjal, konsentrasi carvedilol dalam plasma mungkin meningkat (40% sampai 50% tergantung tingkat keparahan;gangguan fungsi ginjalnya); (2) Pada pasien dengan gangguan fungsi hati, konsentrasi plasma carvedilol dapat meningkat 4 sampai 7 kali dari kondisi normal. Oleh karena itu penggunaan carvedilol bagi pasien dengan gangguan fungsi ;hepar tidak dianjurkan; (3) Pada pasien geriatrik (lansia), konsentrasi plasma carvedilol meningkat kira-kira 50%; (4) Pada pasien dengan gagal jantung kongestif kemungkinan dapat meningkatkan AUC dan C max carvedilol 50 -100%.

INFORMASI PASIEN
Carvedilol diminum bersama makanan untuk meminimalkan resiko hipotensi postural;diminum secara teratur pada waktu (jam) yang sama.;Disarankan kepada pasien untuk tidak mengemudi, minum alkohol, menghindari panas dan olahraga berat selama mengkonsumsi carvedilol, karena carvedilol dapat menimbulkan pusing dan berkunang-kunang.;Carvedilol dapat mengurangi cairan mata sehingga mata menjadi kering (pada pasien yang menggunakan contact lens). ;Diinformasikan juga kepada pasien jika timbul gejala hipotensi postural (pusing, mata berkunang-kunang pada saat berubah posisi) segera hubungi dokter atau apoteker.

MEKANISME AKSI
Carvedilol memblok reseptor beta 1 dan beta 2 dan mempunyai aktifitas simpatomimetik; mempunyai efek inotropik dan kronotropik dan memperlambat konduksi AV node secara signifikan.