informasiobat.com

CISPLATIN

NAMA GENERIK
Cisplatin

NAMA KIMIA
Ciplastina, Cisplatinum.

KETERANGAN
Larutan 0.1 % dalam Na Cl 0,9% mempunyai pH 4.5-6.0

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk berwarna kuning atau kristal berwarna kuning. Sedikit larut dalam air, praktis tidak larut dalam alkohol, larut sebagian dalam dimetilformamida.

SUB KELAS TERAPI
Antineoplastik, Imunosupresan dan obat untuk terapi paliatif

FARMAKOLOGI
Distribusi : setelah pemberian I.V, cisplatin didistribusikan secara cepat ke jaringan; konsentrasi tinggi pada ginjal,hati, ovarium, uterus, dan paru. Ikatan protein: >90%;Metabolisme: Nonenzimatik; inaktif (pada sel darah maupun aliran darah) dengan kelompok sulfahidrill; ikatan kovalen dengan glutation dan tiosulfat.;T eliminasi: Jarak: 20-30 menit; beta: 60 menit; terminal: ~24 jam; t yang kedua : 44-73 jam;Ekskresi: Urin (>90%), feses (10%)

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan vial pada suhu kamar, 15-25C,hindari cahaya matahari langsung, larutan jangan disimpan beku karena dapat menyebabkan terjadinya endapan. ;Stabilitas larutan tergantung pada konsentrasi ion klorida dan harus disimpan pada larutan natrium klorida (setidaknya NaCl 0.3%).;Larutan dalam NaCl, D5/0,45% NaCl atau D5/NaCl sampai mencapai konsentrasi 0.05 - 2mg/mL stabil selaam 72 jam pada 4-25C. Larutan infus harus mempunyao konsentrasi NaCl akhir > 0.2%.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitifitas dengan cisplatin , komponen lain yang mengandung platinum-, atau komponen lain dari sediaan (-anafilaktik pernah dilaporkan), riwayat insufisiensi ginjal, myelosupresi, gangguan pendengaran dan kehamilan

EFEK SAMPING
> 10%;SSP: Neurotoksisitas, periferal neuropati pada dosis dan tegantung durasi.;Dermatologi: Alopesia ringan.;GI: Mual dan muntah (76%-100%);Hematologi: Myelosupresi (25%-30%; gejala ringan pada dosis sedang; gejala ringan sampai sedang pada dosis tinggi);Sel darah putih: Ringan, Platelet: Ringan, Onset: 10 hari, Nadir: 14-23 hari, recovery: 21-39 hari.;Hepatik: Peningkatan level enzim.;Ginjal: Nefrotoksik (gagal ginjal akut dan insufisiensi ginjal);Otis: Ototoksisitas (10%-30%; manifestasi ditunjukkan dengan seringnya frekuensi hilangnya pendengaran; ototoksisitas biasanya tejadi pada anak-anak;1% - 10%;GI: Diare. Lokal: Iritasi jaringan.;<1% (terbatas pada reaksi mengancam jiwa): reaksi anafilaksis, aritmia, pandangan kabur, bradikardi, kebutaan serebral, anemia hemolitik, peningkatan enzim hati, alopesia ringan, mulut kering, optik neuritis, papiledema;SSP: Periperal dan automatik neuropati, ototoksisitas.Endokrin dan metabolik: Hipokalemia, hipomagnesemia.;GI: Hetogenik tinggi.Renal: Gagal ginjal akut, peningkatan serum kreatinin, azotemia.;Miscelleeous: pasien tumor transien, kelainan tumor autoimun

INTERAKSI MAKANAN
Hindari cohosh hitam, dong quai

INTERAKSI OBAT
Efek peningkatan/toksisitas: Cisplatin dan asam etekrinat pernah menghasilkan ototoksisitas pada hewan. Penundaan eliminasi bleomisin dengan laju peningkatan filtrasi glomerular. ;Ketika diberikan sebagai infus berikutnya, studi observasi mengindikasikan adanya potensi toksisitas ketika derivat platinum (karboplatin, cisplatin) diberikan sebelum turunan taksan (docetaksel, paklitasel).;Efek penurunan: Natrium tiosulfat dan amifostin secara teori dapat menginaktivasi obat secara sistemik; telah digunakan secara klinik untuk menurunkan toksisitas sistemik pada pemberian cisplatin.

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : D

PENGARUH MENYUSUI
Cisplatin didistribusi ke dalam air susu,dikontrindikasikan untuk ibu menyusui.

BENTUK SEDIAAN
Vial 50 ml;Vial 10 mg/10 ml

PERINGATAN
Zat berbahaya gunakan dengan peringatan untuk penanganan dan disposal. Dosis >100 mg/m2 sekali setiap 3-4 minggu jarang digunakan dan harus diverifikasi sesuai prosedur. ;Semua pasien harus menerima cukup hidrasi, dengan atau tanpa diuretik sebelum diberikan dan selama 24 jam setelah pemberian cisplatin. ;Penyesuaian dosis pada perbaikan ginjal. Kumulatif toksisitas ginjal dapat terjadi parah. ;Pasien lanjut usia mungkin sensitif dengan nefrotoksisitas, tentukan dosis dengan hati-hati dan monitoring sedetail mungkin. ;Toksisitas tergantung dosis termasuk myelosupresi, mual dan muntah.Ototoksisitas terutama pada anak-anak dengan manifestasi tinnitus atau kehilangan frekuensi pendengaran dan ketulian. ;Serum magnesium, seperti halnya elektrolit lain, harus dimonitor sebelum dan sesudah selama 48 jam setelah terapi cisplatin.;Pada pemberian infus berturut-turut, turunan taksan (doksetaksel, palcitaksel) harus diberikan sebelum pemberian cisplatin (turunan platinum lainnya-carboplatin)

MEKANISME AKSI
Inhibisi sintesis DNA, pada pembentukan DNA cross-links, denaturasi untai ganda, ikatan kovalen terhadap basa DNA dan merusak fungsi DNA, mampu berikatan pada protein, bentuk isomer cis lebih sitotoksik daripada trans-isomer, ;keduanya merupakan DNA cross-link, tapi bentuk cis-platinum lebih mudah dikenali oleh enzim sel dan tidak bisa diperbaiki. Cisplatin dapat berikatan dengan guanin pada untai ganda dan kerusakan DNA.

{BOTTOM}