informasiobat.com

DAKARBASIN

NAMA GENERIK
Dakarbasin

NAMA KIMIA
5-(3,3-dimethyltrizeno)imidazole-4-carboxamide.

STRUKTUR KIMIA
C6H10N6O

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk kristal tidak berwarna atau kuning pucat. Sedikit larut dalam air dan alkohol.

SUB KELAS TERAPI
Antineoplastik, Imunosupresan dan obat untuk terapi paliatif

NAMA DAGANG
Dacarbazine DBL; DTIC

INDIKASI
Pengobatan untuk melanoma malignan, Penyakit Hodgkin, karsinoma jaringan lunak, fibrosarkomas, rabdomiosarkoma, sel islet karsinoma, karsinoma medulari dari tiroid, dan neuroblastoma.

FARMAKOLOGI
Onset kerja pada pemberian I.V: 18-24 hari;Distribusi: Vd: 0.6 L/kg, melebihi total cairan tubuh, kemungkinan berikatan dengan beberapa jaringan tubuh (kemungkinan hati).;Ikatan protein: 5%;Metabolisea: Dihati , ekskresi hepatobiliari , senyawa metabolit juga dapat mempunyai efek antineoplastik.;T eliminasi: Bifasik: Awal: 20-40 menit, terminal : 5 jam;Ekskresi: Urin (~30%-50% dalam bentuk utuh)

STABILITAS PENYIMPANAN
Penyimpanan pada suhu 2 8C dan terlindung cahaya,vial stabil selama 4 minggu pada suhu kamar. Rekonstitusi dengan 2 mL (vial 100 mg) atau 4 mL (vial 200 mg), SWI, NS, WFI, D 5 % untuk setiap 100 mg. ;Kemudian dilarutkan dalam infus dengan konsentrasi akhir 10 mg/mL. Larutan yang telah direkonstitusi stabil selama 24 jam di suhu kamar dan 96 jam di lemari es (2 8C). ;Dalam larutan infus 200 500 mL stabil selama 24 jam dalam suhu kamar dan terlindung cahaya. Senyawa yang telah terurai berubah warna menjadi pink.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap dakarbasin dan komponen lain dalam sediaan.

EFEK SAMPING
>10%;GI: Mual dan muntah (>90%), bisa hebat dan tergantung dosis , mual dan muntah berkurang dalam beberapa hari ketika dakarbasin diberikan selama 5 hari,diare.;Hematologi: Myelosupresi, leukopenia, trombositopenia-tergantung dosis. Onset: 5-7 hari, Nadir: 7-10 hari, Recovery: 21-28 hari;Lokal: nyeri pada daerah pemberian infus, bisa diminimalisir dengan pemberian obat melalui vena central atau dengan cara infuse cepat (misal 1-2 jam melalui injeksi bolus);1%-10% : Dermatologi: Alopesia, rash, fotosensitivitas.GI: Anoreksia, rasa logam,Miscellaneous: Seperti sindrom flu (demam, myalsia, malaise);<1% (terbatas pada reaksi yang mengancam jiwa): Reaksi anafilaksis, diare (pada pemberian injeksi bolus dosis tinggi), eosinopilia, sakit kepala, nekrosis hepatik, oklusi vena hepatika, peningkatan enzym liver, paresthesia

INTERAKSI MAKANAN
Hindari dong quai, St. John wort (juga bisa menyebabkan fotosisitifitas).

INTERAKSI OBAT
Efek pada Sitokrom P450: Substrat (mayor) dari CYP1A2, 2E1;Efek meningkatkan/toksisitas: Inhibitor CYP1A2 dapat meningkatkan level/efek dakarbasin, yang termasuk inhibitor misalnya amiodarone, siprofloksasin, fluvoxamine, ketokonazole, norfloksasin, ofloksasin, dan rofekoksib. ;Inhibitor CYP2E1 dapat meningkatkan level/efek dakarbasin, misalnya disulfiram, isoniazid, dan mikonazol.;Efek menurunkan: inducer CYP1A2 bisa menurunkan level/efek dakarbasin, misalnya: induser termasuk aminoglutetimid, karbamazepin, fenobarbital, rifampin. ;Pasien yang mempunyai respon perbaikan imun dengan vaksin, bisa infeksi setelah pemberian vaksin hidup pada pasien yang menerima imunosupresan.

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : C

PENGARUH MENYUSUI
Distribusi dakarbasin dalam air susu tidak diketahui,tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui.

PARAMETER MONITORING
CBC, fungsi liver.

BENTUK SEDIAAN
Injeksi, Serbuk Untuk Rekonstitusi

PERINGATAN
FDA merekomendasikan bahwa prosedur penanganan khusus untuk obat sitostatika sampai pada pembuangan limbah. ;Penggunaan disertai peringatan pada pasien dengan supresi sum-sum tulang, pada pasien dengan kerusakan ginjal dan/atau hati penurunan dosis mungkin diperlukan.

MEKANISME AKSI
Agen alkilasi yang akan membentuk ion metilkarbonium yang akan menyerang grup nukleofilik pada DNA, untai DNA silang ganda; yang akan menghasilkan inhibisi DNA, RNA dan sintesis protein, mekanisme aksi yang pasti belum jelas.