informasiobat.com

DAUNORUBISIN

NAMA GENERIK
Daunorubisin

NAMA KIMIA
Nama Kimia :

GB STRUKTUR KIMIA
254

SIFAT FISIKOKIMIA
Tersedia sebagai garam hidroklorida yang muncul sebagai serbuk kristalin higroskopik, kemerahan dan liofil. Daunorubisin hidrokloridalarut air, agak sukar larut dalam alkohol dengan pKa 10,3. Setelah rekonstitusi dengan air untuk injeksi didapat larutan dengan pH 4,5-6,5.2 Injeksi liposomal larutan garam sitrat dilapisi vesikel lipid yang mengandung distearofosfatidil kolin dan kolesterol dalam lipid bilayer dalam rasio molar 2:1 dengan diameter 45nm. merupakan dispersi kemerahan dengan pH4,9-6. seringkali ditambah sukrosa sebagai isotonik, glisin sebagai zat penstabil dan kalsium klorida dihidrat.2

SUB KELAS TERAPI
Imunosupresan

KELAS TERAPI
Antineoplastik, imunosupresan dan obat untuk terapi paliatif

DOSIS PEMBERIAN OBAT
Dewasa : 30-60 mg/m2 per hari untuk 3-5 hari. adminstrasi secara intravena dengan hati-hati untuk mencegah ekstravasasi.1,2,4,5 30-60 mg/m2 IV setiap minggu.5 Anak - anak : > 2 th : 300 mg/m2 , < 2 th : 10 mg/kg 5;Dewasa: 45 mg/m2/hari selama tiga hari (untuk anak-anak 30-45 mg/m2/hari atau 25-45mg/m2setiap minggu selama 4 siklus4;20-40mg/m2 dalam 60 menit diulang setiap2 minggu.1,2,4,5

FARMAKOLOGI
Absorpsi:langsung intravena dengan konsentrasi puncak 18ug/mL dalam 30-60 menit ; Distribusi :merata dengan uptake yang cepat di jantung, ginjal, paru, hati dan limpa, namun tidak melewati sawar darah otak dengan ikatan pada protein serum. Obat diabsorbsi sel dan berikatan dengan komponen selular terutama asam nukleat. ;Metabolisme: bentuk predominan adalah daunorubisinol.dimetaboolisme terutama pada hati dan jaringan (reduktase aldo-keto) menjadi daunorubisinol yang memiliki aktivitas antineoplastik.Dieliminasi dengan konversi metabolik menjadi berbagai aglikon dan produk inaktif alinnya. ; Ekskresi: di urin dan bile (~50%)dengan kurva bersihan multifasik, dengan waktu paruh eliminasi 3-30 jam.1,2,4,5

STABILITAS PENYIMPANAN
Setelah rekonstitusi, stabil pada suhu ruang (24 jam) atau 48 jam (2-8oC). Lindungi dari cahaya matahari. Tidak stabil dalam pH>8. Dekomposisi ditandai warna merah menjadi biru-keunguan. Endapan terbentuk jika larutan dicampur dengan injeksi natrium heparin atau deksametason natrium fosfat. jangan dicampur dengan bahan lainnnya.4; Dinginkan pada 2-8oC. Lindungi dari cahaya dan beku. Daya tahan injeksi sekitar 24 minggu. Setelah diencerkan, larutan stabil hingga 8 jam dalam suhu 2-8oC.4

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap daunorubisin atau komponen formula, kehamilan,Mielosupresi,terapi sebelumnya dengan antrasiklin gangguan hati dan ginjal gagal jantung kongestif atau aritmia.1,2,4,5

EFEK SAMPING
>10% Dermatologi: alopesia(5mgg) GI: mual-muntah ringan dalam 24 jam, stomatitis atau esofagitis dalam 3-7 hari. Urin kemerahan 1-10% ; Kardiovaskular: gagal jantung kongestif, takikardi supraventrikuler. Dermatologi :kemerahan atau hiperpigmentasi, Hiperurisemia, GI: ulserasi, diare. ;Hematologi : Mielosupresif, mulai hari ke 7, nadir pada hari ke-14, membaik pada minggu ke-3. Leukopenia primer, trombosiopenia primer, anemia.5 Endokrin dan Metabolik : Hiperuricemia < 1%, reaksi anafilaksis, bilirubin, hepatitis, MI, myocarditis, pericarditis, ruam kulit, hipersensitif sistemik (urtikaria, pruritus, angiodema, disfagia, dispnea), dan peningkatan transaminase.

INTERAKSI OBAT
Bevacizumab dan trastuezumab akan meningkatkan toksisitas dari efek kardiotoksik dari antineoplastik antrasiklin. Docetaxel dan paclitaxel akan meningkatkan efek toksik / efek samping dari antineoplastik antrasiklin; akan meningkatkan konsentrasi plasma antineoplastik antrasiklin dan meningkatkan pembentukan metabolit toksit antrasiklin pada jaringan jantung. Digoksin akan mengurangi efek kardiotoksik dari antineoplastik antrasiklin. Daunorubisin akan menurunkan absorpsi glikosida jantung (hanya mempengaruhi tablet digoksin)4

PENGARUH ANAK
Tidak ada data

PENGARUH HASIL LAB
Cenderung menurunkan darah putih, trombositdan terkadang sel darah merah. 1,2,4,5

PENGARUH KEHAMILAN
kategori D.4 Beberapa perempuan yang diterapi daunorubicin trimester kedua dan ketiga melahirkan bayi normal namun terbukti teratogenik dan karsinogenik pada hewan.2

PENGARUH MENYUSUI
tidak diketahui/tidak direkomendasikan

PARAMETER MONITORING
fungsi jantung, ginjal dan hati, darah perifer lengkap serial.4

BENTUK SEDIAAN
20mg daunorubisin hidroklorida dengan mannitol 100 mg.2,4 2 mg/mL (50 mg) daunorubisin dengan 10:5:1rasio molar distearofosfatidilkolin:kolesterol: daunorubisin.2,4

PERINGATAN
perhatikan dosis kumulatif untuk memperhatikan kardiotoksisitas, terutama setelah mencapai dosis 550 mg/m2 pada dewasa, 400mg/m2 bila menerima radiasi dada, 300 mg/m2 pada anak>2 tahun.penggunaan dengan transtuzumab perlu selang 22 minggu terkait kardiotoksisitas yang lebih meningkat.1-5

KASUS TEMUAN
gangguan hati atau ginjal perlu mengurangi dosis.2

INFORMASI PASIEN
Bersihan tertunda jika terdapat disfungsi hati dan setidaknya pengurangan dosis hingga 50% perlu dipertimbangkan pada pasien dengan kadar bilirubin serum abnormal.1,2,4

MEKANISME AKSI
Interkalasi dengan DNA, mempengaruhi transkripsi dan replikasi secara langsung.selain itu, obat ini juga mampu membentuk kompleks tripartit dengan topoisomerase II dan DNA. (Topoisomerase II adalah enzim dependen ATP yang terikat pada DNA dan memisahkan untai DNA dimulai dari 3' fosfat, menyebabkan DNA terpisah, dan kemudian menggabungkannya lagi, fungsi penting dalam replikasi DNA dan repair). Formasi kompleks tripartit dengan antrasiklin dan etoposid menghambat pengikatan kembali untai DNA rusak, mengakibatkan apoptosis. ;Defek ini memungkinkan sel rusak karena obat ini, sementara adanya overekspresi repair DNA terkait transkripsi menunjukkan resistensi. Antrasiklin juga membentuk radikal bebas dalam larutan pada jaringan normal dan maligna. Intermediat semikuinon yang dihasilkan dapat bereaksi dengan oksigen membentuk radikal anion superoksida yang membentuk radikal hidroksil dan hidrogen peroksida yang menyerang dan mengoksidasi basa DNA (~kardiotoksisitas). Produksi ini dipicu interaksi antrasiklin dengan besi.1,2,5. Antrasiklin berikatan dengan membran sel mempengaruhi fluiditasdan transpor ion.5

MONITORING
Tidak ada data

DAFTAR PUSTAKA
1.Good Gilman 2. AHFS 3. BNF 4. Drug Information hand book, hal 420 5. katzung

{BOTTOM}