informasiobat.com

DEKSTROMETORFAN

NAMA GENERIK
Dekstrometorfan

NAMA KIMIA
(9S,13S,14S)-6,18-Dideoxy-7,8-dihydro-3-O-Methylmorphine. (1)

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk berbentuk kristal berwarna putih sampai sedikit kekuningan, tidak berbau. Tidak larut dalam air, larut dalam kloroform. Simpan di dalam wadah tertutup rapat. (1)

SUB KELAS TERAPI
Obat Untuk Saluran Napas

FARMAKOLOGI
Diabsorpsi dengan baik melalui saluran cerna. Memberikan efek dalam 15-30 menit setelah pemberian secara oral. Lama kerja obat 3-6 jam. (3)

STABILITAS PENYIMPANAN
Sediaan Dekstromethrofan harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat. Sediaan dalam bentuk cairan harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya. (3)

KONTRA INDIKASI
1.Hipersensitif terhadap dekstromethrofan;2.Diberikan bersama dengan monoamine oxidase inhibitors. (2)

EFEK SAMPING
Neurologic : pusing (ringan), mengantuk (ringan);Lain-lain : Fatigue (ringan). (2)

INTERAKSI OBAT
Beberapa kasus interaksi yang berat dan fatal (serotonin syndrome) pernah dilaporkan setelah penggunaan dekstromethrofan pada pasien yang menerima MAOIs. ;Kemungkinan interaksi dengan inhibitor cytochrome P450 isoenzime CYP2D6 (amiodarone, fluoxetine, haloperidol, paroxetine, propafenone, quinidine, dan thioridazine). (1,3)

PENGARUH ANAK
Penggunaan dekstromethrofan berhubungan dengan pelepasan histamin, sehingga harus digunakan hati-hati pada atopic children. (3)

PENGARUH KEHAMILAN
Tidak diketahui. (2)

PENGARUH MENYUSUI
Risiko terhadap bayi kecil. (2)

PARAMETER MONITORING
Monitoring efek terapi: onzet, durasi dan frekuensi batuk. Monitoring efek toksik: mengantuk / drowsiness. (2)

BENTUK SEDIAAN
Sirup 5 ml (30 mg), (15 mg), (12.5 mg), (12 mg), (10mg), 8mg), (7.5 mg), (6.25mg), (5mg), (5.5 mg), (3.5 mg), (2.5 mg);Sirup 15 ml (7.5 mg), Sirup 30 ml (15 mg), Suspensi 5 ml (5 mg), Sachet (15 mg). (5,6);Tablet (5 mg), (7 mg), (15 mg), Kaplet (7.5 mg), (10 mg), (12.5 mg), (15 mg), Kaplet Forte (15 mg), Kapsul (10 mg), (15 mg)

PERINGATAN
Jangan digunakan pada penderita dengan batuk kronis, batuk yang disertai dengan penyakit penyerta lain, atau batuk dengan sekresi sputum yang banyak. ;Terapi dekstromethrofan untuk batuk yang disertai dengan gejala lain (demam, kulit kemerahan, sakit kepala, mual dan muntah) harus dibawah supervisi dokter. (2)

KASUS TEMUAN
Ada beberapa laporan mengenai overdosis dextrometorphan (terutama pada anak-anak). Untuk terapi toksisitas ini dapat digunakan IV naloxone. Overdosis juga dapat terjadi karena drug abuse. (1 )

INFORMASI PASIEN
1. Jangan menggunakan obat ini apabila mempunyai riwayat alergi terhadapnya, atau bila menggunakan MAO inhibitor;2. Cara menggunakan obat ;3. Apabila lupa menggunakan obat, sesegera mungkin gunakan obat, apabila jarak sudah terlalu dekat dengan waktu penggunaan obat berikutnya, tunggu sampai waktu penggunaan obat berikutnya. Jangan mendobel dosis.;4. Informasikan kepada dokter jika sedang hamil, menyusui, penderita asma atau penderita liver;5. Kemungkinan efek samping yang dapat terjadi, serta laporkan pada dokter bila terjadi efek samping tersebut. (2)

MEKANISME AKSI
Dibandingkan dengan turunan morfin yang lain, dekstromethrofan hanya memiliki aktivitas antitusive. Memiliki efek menahan reflek batuk yang setara dengan kodein. Tidak memiliki efek ekspektoran. (3)

MONITORING
batuk, efek samping

{BOTTOM}