informasiobat.com

DIMENHIDRINAT

NAMA GENERIK
Dimenhidrinat

NAMA KIMIA
Garam difenhidramin dari 8-chlorotheophylline Chloranautine

STRUKTUR KIMIA
(C17H21NO,C7H7ClN4O2).

SIFAT FISIKOKIMIA
Dimenhidrinat (USP 29) : serbuk kristalin putih tak berbau. Sukar larut dalam air; mudah larut dalam alkohol dan dalam kloroform; agak sukar larut dalam eter.;Inkompatibilitas : dimenhidrinat kemungkinan besar inkompatibel dalam larutan yang mengandung aminofilin, glikopironium bromida, ;hidrokortison sodium suksinat, hidroksizin hidroklorida, beberapa fenotiazin, dan beberapa barbiturat terlarut

SUB KELAS TERAPI
Obat Untuk Saluran Cerna

FARMAKOLOGI
Absorpsi:baik setelah pemberian oral maupun parenteral. Efek antiemetik tercapai dalam 15-30 menit setelah dosis oral dan dalam 20-30 menit setelah dosis IM. Lama kerja obat 3-6 jam. ;Obat mungkin didistribusi luas ke dalam jaringan tubuh, melewati plasenta, dimetabolisme oleh hati, dan dieliminasi melalui urin. Sejumlah kecil obat didistribusikan ke dalam ASI. ;Dimenhidrinat mempunyai efek depresi sistem saraf pusat, antikolinergik, antiemetik, antihistamin, dan anestesi lokal. (3)

STABILITAS PENYIMPANAN
Sediaan disimpan pada suhu kamar, pembekuan larutan oral dan injeksi harus dihindari. Tablet harus disimpan dalam wadah yang tertutup baik, dan larutan oral harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat

EFEK SAMPING
Umum:mengantuk, sakit kepala, pandangan kabur, telinga berdenging, mulut dan saluran pernapasan kering, inkoordinasi, palpitasi, pusing, hipotensi. ;Kurang umum:anoreksia, konstipasi, diare, frekuensi urin, dan disuria. Rasa sakit dapat terjadi pada tempat injeksi.

INTERAKSI OBAT
Meningkatkan efek obat-obat penekan SSP, meningkatkan efek obat-obat antikolinergik (seperti antidepresi trisiklik), menutupi gejala awal ototoksisitas bila diberikan bersama-sama dengan obat-obat ototoksik (seperti aminoglikosida)

PENGARUH ANAK
Stimulasi SSP paradoksal dapat terjadi

PENGARUH KEHAMILAN
Tidak diketahui

PENGARUH MENYUSUI
Sejumlah kecil obat didistribusikan ke dalam ASI. Karena potensi menimbulkan efek samping pada bayi yang menyusui, harus dipertimbangkan untuk menghentikan obat atau menyusui, dengan memperhitungkan kebutuhan ibu terhadap obat.

PARAMETER MONITORING
Parameter pendengaran.

BENTUK SEDIAAN
Tablet 50 mg, 100 mg

PERINGATAN
Obat dapat mengganggu kemampuan melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan mental atau koordinasi fisik (seperti mengoperasikan mesin atau mengemudi). ;Obat harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan kejang. Efek antikolinergik obat harus dipertimbangkan bila diberikan pada kondisi pasien yang dapat diperburuk oleh obat-obat antikolinergik ;(seperti: glaucoma sudut tertutup, pembesaran kelenjar prostat). Obat harus diberikan dengan hati-hati pada pasien yang menerima obat-obat ototoksik.

INFORMASI PASIEN
Sediaan oral diminum 30 menit sebelum terpapar gerakan (motion). Pasien sebaiknya tidak menggunakan obat ini bila alergi terhadap dimenhidrinat, difenhidramin, 8-kloroteofilin, atau benzil alkohol. ;Obat ini seharusnya tidak diberikan kepada infant berusia di bawah 1 bulan. Obat ini dapat menyebabkan pusing atau mengantuk. Hindari mengemudi, menggunakan mesin atau melakukan aktivitas berbahaya yang butuh kewaspadaan/kesadaran.

MEKANISME AKSI
Menghambat stimulasi vestibular, mula-mula bekerja pada sistem otolith, dan pada dosis yang lebih besar bekerja pada kanal semisirkular; menghambat asetilkolin.

MONITORING
Mual/muntah, tingkat hidrasi, cara penggunaan obat, toksisitas obat-obat ototoksik.

{BOTTOM}