informasiobat.com

DOBUTAMIN

NAMA GENERIK
Dobutamin

NAMA KIMIA
Sinonim : Dobutamine hydrochloride

STRUKTUR KIMIA
C18H23NO3 HCl

KETERANGAN
Dobutamine adalah simpatomimetic sintetik yang secara struktur berhubungan dengan dopamine dan tergolong selective 1-adrenergic agonist

SIFAT FISIKOKIMIA
Dobutamine hidroklorida merupakan sebuk kristal berwarna putih, agak larut dalam air dan alkohol. Dobutamine mempunyai pKa 9,4.;Dobutamine hidroklorida dalam perdagangan tersedia dalam bentuk larutan steril dalam aqua pro injection.;Dalam perdagangan larutan Dobutamine hidroklorida merupakan larutan jernih tidak berwarna hingga larutan berwarna sedikit kekuning-kuningan

SUB KELAS TERAPI
Obat Kardiovaskuler

NAMA DAGANG
Cardiject; Dobuject; Dobutamin Giulini; Dobutamine HCl Abbott; Dobutamine Lucas Djaja; Dobutamine Hameln; Inotrop

INDIKASI
Efek inotropik pada infark, bedah jantung, cardiomyopathies, septic shock dan cardiogenic shock

FARMAKOLOGI
Onset of action (waktu onset) : IV : 1-10 menit;Peak effect (efek puncak): 10-20 menit;Metabolisme : di jaringan dan hepar menjadi bentuk metabolit yang tidak aktif ;T eliminasi (half-life elimination) : 2 menit ;Ekskresi : urin (sebagai metabolit)

STABILITAS PENYIMPANAN
Larutan dobutamine hidroklorida dikocok tiap 24 jam; simpan larutan yang telah direkonstitusi di refrigerator dalam waktu 48 jam atau 6 jam pada suhu kamar; perubahan warna merah muda menunjukkan terjadi sedikit reaksi oksidasi tetapi potensi ;tidak berkurang secara signifikan;Stabilitas sediaan parenteral admixture pada suhu kamar (25C): 48 jam; pada refrigerator (40C): 7 hari;Stndar pelarut untuk dewasa : 250 mg/500 mL D5W; 500 mg/500 mL D5W ;Inkompatibel dengan heparin, sefazolin, penisilin dan sodium bicarbonat; inkompatibel dalam larutan alkali (sodium bicarbonat);Kompatibel dengan dopamin, epinefrin, isoproterenol, lidokain;Injeksi dobutamine hidroklorida disimpan dalam 15 30C

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap dobutamine atau sulfit (beberapa sediaan mengandung sodium metabisulfat), atau beberapa komponen dalam formulasi, idiopathic hypertrophic subaortic stenosis (IHSS)

EFEK SAMPING
Takikardia dan meningkatnya tekanan darah sistolik menunjukkan terjadi overdosis, flebitis, jarang terjadi efek trombositopenia

INTERAKSI OBAT
Meningkatkan efek/toksisitas : anastetik umum (contoh: halothan atau siklopropan) dan dosis lazim dobutamin menyebabkan aritmia ventrikular pada hewan. Bretylium dapat mempotensiasi efek dobutamin. Beta blocker (nonselective) dapat meningkatkan efek ;hipertensi,hindari penggunaan secara bersamaan. Kokain dapat menyebabkan aritmia hebat. Guanetidin, inhibitor MAO, metildopa, reserpin dan antidepresan trisiklik dapat meningkatkan respon presor pada simpatomimetik.;Menurunkan efek : bloker beta adrenergik dapat menurunkan efek dobutamin dan meningkatkan risiko hipotensi yang berat.

PENGARUH ANAK
Keamanan dan efikasi penggunaan obat ini untuk anak-anak belum ada bukti yang mantap

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : B

PENGARUH MENYUSUI
Distribusi dobutamin pada air susu tidak diketahui.

PARAMETER MONITORING
Tekanan darah, ECG, heart rate, CVP, RAP, MAP, output urin; jika kateter arteri pulmonary dipasang, monitor CI, PCPW, and SVR; juga monitor serum kalium.

BENTUK SEDIAAN
Cairan Injeksi, Infusi

PERINGATAN
Hipotensi berat pada syok kardiogenik

KASUS TEMUAN
Dobutamin menurunkan tekanan vena sentral namun hanya mempunyai sedikit pengaruh pada tahanan (resistance) vascular pulmonary.;Terapi dobutamin harus dihindarkan pada pasien dengan gagal jantung stabil karena dapat meningkatkan risiko kematian.

INFORMASI PASIEN
Obat ini secara normal diberikan secara injeksi kedalam vena.;Jumlah dan frekwensi penggunaan obat tergantung dari beberapa faktor,seperti kondisi pasien, umur dan berat badan.Bila anda mempunyai pertanyaan yang berkaitan dengan jumlah dan/ frekwensi pemakaian obat tanyakan pada apoteker atau petugas kesehatan. ;Jangan menggunakan OTC atau obat resep yang lain tanpa memberitahu dokter yang merawat;Obat ini hanya digunakan oleh pasien yang mendapat resep. Jangan diberikan pada orang lain.

MEKANISME AKSI
Stimulasi reseptor beta1-adrenergic, menyebabkan peningkatan kontraktilitas dan denyut jantung, dengan sedikit efek pada beta2 atau alpha-reseptor

MONITORING
Tekanan darah, ECG, heart rate, CVP, RAP, MAP, output urin; jika kateter arteri pulmonary dipasang, monitor CI, PCPW, and SVR; juga monitor serum kalium.