informasiobat.com

EKSTRAK BELADON

NAMA GENERIK
Ekstrak Beladon

NAMA KIMIA
Beladon: Nama Kimia: -. Kode ATC: A03BA01.1

GB STRUKTUR KIMIA
229

KETERANGAN
Ekstrak beladon dibuat dari ekstraksi daun beladon. Hasil ekstraksi daun beladon dapat berbentuk: pil atau serbuk; yang mengandung 1,25% w/w alkaloid. Ekstrak yang berbentuk pil biasanya untuk membuat sediaan supositoria atau salep, sedangkan ekstrak yang berbentuk serbuk biasanya digunakan untuk membuat sediaan kapsul, atau serbuk. Alkaloid yang terkandung dalam ekstrak beladon, terutama hiosciamin (33%), dan sejumlah kecil hioscin.4

SIFAT FISIKOKIMIA
Ekstrak Beladon (USP 29): serbuk halus berwarna abu - abu kehijauan. Penyimpanan: pada suhu ≤ 30°C, dalam wadah tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya.1 Sediaan beladon tidak stabil dalam suasana alkali (cepat terdegradasi).1

SUB KELAS TERAPI
Antispasmodik

KELAS TERAPI
Saluran cerna, obat untuk

NAMA DAGANG
Ekstrak Beladona ( Generik).3

INDIKASI
Ekstrak beladon (antimuskarinik) digunakan untuk merelaksasi sfingter esofagus. Antimuskarinik juga bermanfaat untuk beberapa kondisi dispepsia, sindrom usus iritabel, dan penyakit divertikular.3,4,5

DOSIS PEMBERIAN OBAT
Dewasa: Ekstrak: 15 - 30mg (0,187 - 0,374mg alkaloid daun beladon), sehari 3 - 4 kali.4,5

FARMAKOLOGI
Absorpsi: baik. Ekskresi: urin 33% sebagai bentuk tak berubah; tropin dan asam tropik, derivat beladon yang terhidrolisa juga diekskresi melalui ginjal bersama urin.4

STABILITAS PENYIMPANAN
Ekstrak beladon harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, pada suhu ≤30°C, dan terlindung dari cahaya.4

KONTRA INDIKASI
Ektrak beladon dikontraindikasikan pada penderita pembesaran prostat (karena ekstrak beladon menyebabkan retensi urin), dan ileus paralitik atau stenosis pilorik (karena ekstrak beladon mempunyai efek anti spasmodik). Ekstrak beladon juga dikontraindikasikan pada: hipersensitivitas terhadap ekstrak beladon atau bahan - bahan dalam formulasi, penderita glaukoma sudut sempit, pasien hemoragi akut penderita gangguan fungsi hati dan ginjal parah.3,5

EFEK SAMPING
Efek samping yang umum terjadi: mulut kering dengan kesulitan menelan dan haus, dilatasi pupil dengan kehilangan akomodasi dan sensitivitas terhadap cahaya, tekanan intraokuler naik, muka merah, kulit kering, bradikardi diikuti takikardi, palpitasi dan aritimia, sulit berkemih, dan konstipasi. Jarang terjadi: demam, bingung, dan ruam.3.5

INTERAKSI MAKANAN
Tidak ada data

INTERAKSI OBAT
Kombinasi ekstrak beladon dan obat antikolinergik lain (misalnya, amantadin, beberapa antihistamin, fenotiazin, dan antidepresan trisiklik) akan meningkatkan efek perifer dan sentral sehingga dapat membahayakan pasien. Efek ekstrak beladon yang memperlambatkan pergerakan saluran cerna akan mempengaruhi efek cisaprid, domperidon, dan metoklopramid.1,6

PENGARUH ANAK
Efektivitas dan keamanan ekstrak beladon pada anak-anak belum diketahui.4

PENGARUH HASIL LAB
Tidak ada data

PENGARUH KEHAMILAN
Kategori C. Ekstrak beladon hanya digunakan apabila manfaat pemberian ekstrak beladon lebih besar daripada risiko terhadap janin.3

PENGARUH MENYUSUI
Ekstrak beladon terekskresi kedalam air susu ibu. Keamanan pemakaian ekstrak beladon terhadap janin pada ibu menyusui masih kontroversial.5

PARAMETER MONITORING
Tidak ada data

BENTUK SEDIAAN
Tablet 10 mg, 20 mg.2

PERINGATAN
Gunakan hati - hati pada pasien usia lanjut, retensi urin, pembesaran prostat, takikardi, gangguan fungsi jantung, ileus paralitik, kolitis ulseratif, dan stenosis pilorik.3

KASUS TEMUAN
Gejala overdosis: hipertermia, hipertensi, peningkatan laju nafas, mual dan muntah. Gejala toksisitas: bingung, ataxia, reaksi psikotik dan paranoid, halusinasi, delirium, kadang - kadang kejang (stimulasi CNS). Gejala toksisitas yang parah: koma, gagal sirkulasi dan gagal nafas, kematian (depresi CNS). Terapi untuk keracunan (toksisitas): Dalam 1 jam dilakukan cuci lambung atau diberikan karbon aktif. Jika diperlukan diberi tambahan terapi suportif untuk mengatasi konvulsi, hipoksia, dan asidosis.

INFORMASI PASIEN
Tidak ada data

MEKANISME AKSI
Alkaloid beladon memiliki efek antimuskarinik atau antagonis reseptor muskarinik. Obat antimuskarinik adalah inhibitor kompetitif asetilkolin pada reseptor muskarinik saraf parasimpatik dan pada otot polos. Antimuskarinik juga disebut sebagai parasimpatolitik.1

MONITORING
-

DAFTAR PUSTAKA
1. Martindale The Complete Drug Reference 35th edition (p2054). 2.MIMS-Official Drug Reference for Indonesian Medical Proffesion. [Online]. http://www.mims.com/Page.aspx?menuid=mimssearch&searchcategory=DRUGNAME&searchstring=belladonna. 3. IONI. [Online]. http://www.pom.go.id/nonpublic/ioni/default.asp. 4. AHFS Drug Information 2008 (p1305). 5.Micromedex. 6. Stockley's Drug Interactions, 7th ed., 2006 (501).