informasiobat.com

FRAMISETIN

NAMA GENERIK
Framisetin

NAMA KIMIA
Framisetin: 1 2-Deoxy-4-O-(2,6-diamino-2,6-dideoxy-αd-glucopyranosyl)-5-O-[3-O-(2,6-diamino-2,6-dideoxy-β-l-idopyranosyl)-β-d-ribofuranosyl]streptamine sulphate atau (IUPAC) (2R,3S,4R,5R,6R)-5-amino-2-(aminomethyl)-6-[(1R,2R,3S,4R,6S)-4,6-diamino-2-[(2S,3R,4S,5R)-4-[(2R,3R,4R,5S,6S)-3-amino-6-(aminomethyl)-4,5-dihydroxyoxan-2-yl]oxy-3-hydroxy-5-(hydroxymethyl)oxolan-2-yl]oxy-3-hydroxycyclohexyl]oxyoxane-3,4-dio. Framisetin Sulfate: . Kode ATC: D09AA01.

STRUKTUR KIMIA
C23H46N6O13. xH2SO4

GB STRUKTUR KIMIA
224

KETERANGAN
Framisetin adalah antibiotik golongan aminoglikosida yang digunakan secara topikal. Potensi 1 mg framisetin, tidak kurang dari 630 unit Neomisin B. Konsentrasi 1% untuk sediaan kulit antiinfeksi. Konsentrasi 0,5% untuk sediaan mata dan telinga antiinfeksi. Absorpsi framycetin di saluran cerna tidak baik, oleh karena itu biasanya digunakan sebagai pengobatan infeksi saluran cerna dan untuk preparasi usus pre-operatif.1

SIFAT FISIKOKIMIA
Framisetin Sulfat (Ph. Eur. 5.5):serbuk berwarna putih atau kekuningan, higroskopis. Sangat mudah larut dalam air, agak larut dalam alkohol, praktis tidak larut dalam aseton. Penyimpanan:dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya.1

SUB KELAS TERAPI
Daryant Tulle, Sofra Tulle.2

KELAS TERAPI
Kulit, obat topikal untuk; Antibakteri

DOSIS PEMBERIAN OBAT
Bioavailabilitas sediaan topikal kulit: tidak bermakna klinis, kecuali pada kondisi luka bakar (kulit rusak), terutama apabila daerah kulit yang kontak dengan framisetin luas (≥30%).5

FARMAKOLOGI
Plester framisetin disimpan pada suhu kamar.5

STABILITAS PENYIMPANAN
Hipersensitivitas terhadap framisetin sulfat atau bahan-bahan dalam formulasi.2,3

KONTRA INDIKASI
Efek samping ototoksik terjadi apabila daerah kulit yang diterapi luas (≥30%), terutama pada kelompok pasien anak-anak, orang tua, dan gangguan fungsi ginjal. Efek samping lain yang mungkin terjadi: sensitisasi, dermatitis, iritasi lokal, dan gatal.2,3,5

EFEK SAMPING
Framisetin dapat meningkatkan atau memperpanjang efek obat pengeblok neuromuskular, dapat menyebabkan depresi pernafasan dan paralisis. dapat meningkatkan depresi sistem saraf pusat. Framisetin dapat meningkatkan toksisitas obat yang bersifat nefrotoksik. Pemakaian framisetin dan antibiotik golongan penisilin bersamaan dapat menyebabkan inaktivasi framisetin (antibiotik golongan aminoglikosida).2,5

INTERAKSI MAKANAN
(ADEC) Kategori D. Bukti yang ada menyatakan framisetin dapat menyebabkan, diduga menyebabkan, atau berpotensi menyebabkan peningkatan kejadian malformasi janin dan kerusakan ireversibel.5

INTERAKSI OBAT
Tidak ada data

PENGARUH ANAK
Tidak ada data

PENGARUH HASIL LAB
Fungsi ginjal, audiogram. 5

PENGARUH KEHAMILAN
Tidak direkomendasikan (risiko pada bayi tidak diketahui).5

PENGARUH MENYUSUI
Framisetin harus digunakan dengan hati-hati pada pasien anak-anak, terutama yang berumur ≤ 1 tahun, untuk mencegah absorpsi framisetin yang berlebihan, karena berpotensi ototoksik dan nefrotoksik.5

PARAMETER MONITORING
Plester: 10cm x 10cm (10 lembar).2

BENTUK SEDIAAN
Bila daerah yang diobati luas (≥30%), ototoksisitas mungkin merupakan suatu bahaya, khususnya pada anak, pada pasien usia lanjut, dan pada pasien dengan kerusakan ginjal.3

PERINGATAN
Tidak ada data

KASUS TEMUAN
Pasien seharusnya tidak menggunakan obat ini bila mempunyai reaksi alergi terhadap framisetin. Satu lapis plester ditempelkan langsung pada luka dan ditutup dengan perban yang sesuai. Jika luka bernanah maka plester diganti sedikitnya sekali sehari. Pada pasien yang luka di kaki, plester digunting dengan ukuran yang tepat menutupi luka, untuk menghindari kontak dengan kulit yang sehat dan terjadinya sensitisasi.5

INFORMASI PASIEN
Menghambat sintesa protein bakterial dengan berikatan pada subunit ribosomal.5

MEKANISME AKSI
Perbaikan tanda-tanda infeksi, dan reaksi alergi (misalnya: dermatitis). Monitoring tanda-tanda toksisitas melalui pemeriksaan fungsi ginjal, dan audiogram.4

MONITORING
1. Martindale The Complete Drug Reference 35th edition (p248). 2.MIMS-Official Drug Reference for Indonesian Medical Proffesion. [Online]. http://www.mims.com/Page.aspx?menuid=mimssearch&searchcategory=DRUGNAME&searchstring=framycetin. 3. IONI. [Online]. http://www.pom.go.id/nonpublic/ioni/default.asp. 4. BNF 56. 2008 (p577, 592). 5.Micromedex.

{BOTTOM}