informasiobat.com

KALIUM KLORIDA (KCL)

NAMA GENERIK
Kalium klorida (KCL)

STRUKTUR KIMIA
KCl

KETERANGAN
Senyawa ini berperan dalam sejumlah proses fisiologi yang penting, seperti menjaga tonisitas intraseluler ;dan transportasi natrium ke dalam sel membran, metabolisme seluler, transmisi impuls syaraf, kontraksi jantung, keseimbangan asam basa dan menjaga fungsi normal ginjal. ;Nilai normal kalium serum dari 3.5 to 5 mEq/L. Suplemen kalium digunakan untuk pencegahan atau pengobatan pada kekurangan kalium

SIFAT FISIKOKIMIA
Suplemen kalium dalam bentuk garam sangat larut dalam air. ;Injeksi kalium klorida mempunyai pH 4.0– 8.0

SUB KELAS TERAPI
Obat Kardiovaskuler

FARMAKOLOGI
Absorpsi: diabsorpsi dengan baik pada saluran cerna bagian atas.;Distribusi : masuk ke dalam sel melalui transport aktif dari cairan ekstraselular.;Ekskresi : terutama melalui urin; kulit dan feses (dalam jumlah sedikit); sebagian besar kalium di usus akan direabsorpsi

STABILITAS PENYIMPANAN
Lindungi dari udara lembab. ;Simpan pada suhu kamar, hindarkan dari suhu dingin (freezing); gunakan hanya jika larutan jernih; gunakan admixture dalam 24 jam

KONTRA INDIKASI
Kerusakan ginjal yang berat kadar plasma kalium diatas 5 mmol/L ;Allergi terhadap obat , penyakit Addison’s, dehidrasi akut, kadar serum kalium dalam darah tinggi

EFEK SAMPING
Garam kalium menyebabkan mual dan muntah (gejala yang berat dapat merupakan tanda obstruksi) sehingga rendahnya kepatuhan pengobatan merupakan kendala utama efektifitas obat; jika memungkinkan penggunaan diuretik hemat kalium;lebih dianjurkan (lihat juga diatas). Efek samping yang lain berupa ulserasi pada oesophagus dan usus kecil. Efek samping yang jarang terjadi skin rash

INTERAKSI OBAT
Meningkatkan efek/toksisitas : diuretic hemat kalium, substitusi garam, ACE inhibitor, siklosporin dan obat yang mengandung kalium seperti garam kalium dari penisilin.

PENGARUH ANAK
Keamanan dan efikasi penggunaan obat pada anak-anak belum terbukti

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : A;Tidak diketahui apakah penggunaan garam kalium pada ibu hamil dapat membahayakan janin atau dapat mempengaruhi kapasitas reproduksi. Berikan obat pada wanita hamil hanya jika memang diperlukan.

PENGARUH MENYUSUI
Tidak diketahui apakah obat dapat diekskresikan kedalam air susu. Obat diberikan dengan hati-hati pada ibu menyusui. Nilai normal kalium dalam air susu 13 mEq/L. Sepanjang kalium dalam tubuh tidak berlebih, kontribusi garam kalium hanya;sedikit atau tidak mempunyai efek pada air susu.

PARAMETER MONITORING
Serum kalium, glukose, klorida, pH, output urin , monitor jantung

BENTUK SEDIAAN
Tablet

PERINGATAN
Penderita lanjut usia, kerusakan ginjal ringan sampai sedang (diperlukan monitoring ketat) , intestinal stricture, riwayat peptic ulcer , hiastus hernia (untuk sediaan lepas lambat) ;Penting: berbahaya jika diberikan bersamaan dengan obat-obat yang dapat meningkatkan kadar kalium plasma seperti diuretik hemat kalium, inhibitor ACE Iatau siklosporin.

KASUS TEMUAN
Ion-exchange resin dapat digunakan untuk mengatasi kelebihan kadar kalium plasma pada hiperkalemia ringan sampai sedang yang tidak memperlihatkan perubahan EKG ; terapi intravena diperlukan dalam keadaan darurat .

INFORMASI PASIEN
Jumlah dan frekuensi penggunaan obat tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi pasien, umur dan berat badan. Bila anda mempunyai pertanyaan yang berkaitan dengan jumlah dan/frekuensi pemakaian obat tanyakan pada apoteker atau dokter. ;Obat dapat menyebabkan gangguan pada saluran cerna, gunakan obat bersama makanan atau sesudah makan dan dengan segelas air. Telan seluruhnya, jangan menggerus tablet, mengunyah tablet, atau membelah tablet. ;Bicarakan dengan dokter atau apoteker bila anda mempunyai masalah menelan obat. ;Segera hubungi dokter jika kaki dan tangan terasa gatal, timbul rasa lemah dan letih yang tidak biasa, rasa berat pada kaki, mual yang hebat, muntah, nyeri abdomen dan warna hitam pada feces (perdarahan pada gastrointestinal). ;Jangan menghentikan penggunaan obat tanpa kosultasi dengan dokter,Jangan menggunakan obat lebih dari yang telah diresepkan tanpa konsultasi dengan dokter.;Tes laboratorium diperlukan untuk memonitor terapi. Pastikan hal ini dilakukan. Kalium yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengakibatkan efek yang tidak diinginkan pada jantung.;Pastikan dokter atau apoteker mengetahui obat-obat jantung lain yang anda gunakan. Sumber makanan yang mengandung kalium : daging sapi, ayam, ikan ,susu, pisang, brokoli, bayam, dll ;Setelah obat dilepaskan, tablet kosong dapat nampak pada feses. Hal ini adalah normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Jangan menggunakan substitusi garam, kecuali atas nasehat dokter. ;Jangan menggunakan OTC atau obat resep yang lain tanpa memberitahu dokter yang merawat.;Jika pasien lupa minum obat, segera mungkin minum obat setelah ingat. Jika terlewat beberapa jam dan telah mendekati waktu minum obat berikutnya jangan minum obat dengan dosis ganda, kecuali atas saran dari dokter atau apoteker. ;Jika lebih dari satu kali dosis terlewat, mintalah nasehat dokter atau apoteker ;Obat ini hanya digunakan oleh pasien yang mendapat resep. Jangan diberikan pada orang lain.

MEKANISME AKSI
Kalium merupakan kation utama pada cairan intraseluler dan penting untuk konduksi impuls syaraf di jantung, otak dan otot skeletal; kontraksi jantung, otot halus dan skeletal; mempertahankan fungsi ginjal normal, ;keseimbangan asam basa, metabolisme karbohidrat, dan sekresi lambung.

MONITORING
Serum kalium, glukose, chlorida, pH, output urin , monitor jantung (pada pemberian kalium secara intermittent infusi atau kecepatan infus kalium >0,25 mEq/kg/jam)

{BOTTOM}