informasiobat.com

KALSIUM GLUKONAT

NAMA GENERIK
Kalsium Glukonat

NAMA KIMIA
Calcium Glukonat

STRUKTUR KIMIA
C12H22CaO14

KETERANGAN
Kalsium glukonat dapat tertukar dengan kalsium glubionat karena pengucapannya saling menyerupai

SIFAT FISIKOKIMIA
Hablur, granul atau serbuk putih; tidak berbau; tidak berasa. Stabil di udara. Agak sukar (dan lambat) larut dalam air; mudah larut dalam air mendidih; tidak larut dalam etanol. ;Larutan bersifat netral terhadap air. Susut pengeringan tidak lebih dari 3 %.

SUB KELAS TERAPI
Antidot dan Obat Lain untuk Keracunan

FARMAKOLOGI
Kalsium sangat diperlukan untuk memelihara integritas fungsi dari saraf, otot, dan sistem skelet serta membran sel dan permeabilitas kapiler. Kation merupakan aktivator penting pada berbagai reaksi enzimatik dan ;kation diperlukan untuk sejumlah proses fisiologi termasuk transmisi dari impuls saraf; kontraksi jantung, otot polos dan lurik; fungsi ginjal, pernafasan; dan koagulasi darah. Kalsium juga memegang peranan dalam melepaskan dan ;menyimpan neurotransmiter dan hormon, pada uptake dan pengikatan asam amino, dan pada absorpsi vitamin B12 dan sekresi lambung

STABILITAS PENYIMPANAN
Larutan kalsium glukonat tidak boleh didinginkan. Larutan infus intravena stabil selama 24 jam pada temperatur ruang. Tidak tercampurkan dengan natrium bikarbonat, karbonat, fosfat, sulfat, dan tartrat

KONTRA INDIKASI
Fibrilasi ventrikular pada saat resusitasi jantung; pasien dengan risiko keracunan digitalis, penyakit jantung atau ginjal, hiperkalsemia, calculi ginjal, hipofosfatemia

EFEK SAMPING
< 1% : ;Nyeri abdomen, bradikardi, aritmia jantung, koma, konstipasi, penurunan kadar magnesium dalam serum/penurunan magnesium serum, peningkatan kadar amilase dalam serum/peningkatan amilase serum, eritema, hiperkalsemia, ;hiperkalsiuria, hipotensi, lethargy, mania, lemah otot, mual, syncope, nekrosis jaringan, vasodilatasi, fibrilasi ventrikular, muntah.

INTERAKSI OBAT
Efek toksik dan inotropik kalsium dan glikosida jantung saling sinergi dan dapat terjadi aritmia jika kedua obat diberikan bersamaan (khususnya jika kalsium diberikan secara intravena). ;Pemberian kalsium secara intravena harus dihindarkan pada pasien yang menggunakan glikosida jantung. Jika memang sangat diperlukan, pemberian harus secara perlahan dalam jumlah kecil.

PENGARUH HASIL LAB
Dapat terjadi peningkatan sementara konsentrasi plasma 11-hidroksikortikosteroid (dengan teknik Glenn-Nelson) apabila diberikan kalsium secara intravena. Namun konsentrasi kembali ke nilai normal setelah 1 jam.;Selain itu, garam kalsium dapat memberikan nilai negatif palsu pada magnesium serum dan urin yang diukur menggunakan metode Titan yellow

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor resiko C (Obat dapat diberikan hanya jika manfaat pemberian melebihi risiko yang dapat ditimbulkan terhadap fetus)

BENTUK SEDIAAN
Cairan Injeksi

PERINGATAN
Hindari kecepatan pemberian secara intravena yang terlalu cepat dan hindari ekstravasasi. Gunakan secara hati-hati pada pasien yang menggunakan obat-obat digitalis, hiperfosfatemia yang berat, gagal nafas, atau asidosis. ;Dapat menyebabkan henti jantung (cardiac arrest). Hiperkalsemia dapat terjadi pada pasien gagal ginjal, dianjurkan untuk sering dilakukan pemeriksaan kalsium serum

MEKANISME AKSI
Kalsium pada garam kalsium memoderasi kinerja saraf dan otot dan menormalkan fungsi jantung

DAFTAR PUSTAKA
AHFS

{BOTTOM}