informasiobat.com

KETOKONAZOL

NAMA GENERIK
Ketokonazol

NAMA KIMIA
Sinonim : cis-1-Acetyl-4-(4-((2-(2,4-dichlorophenyl)-2-(1H-1M-idazol-1-ylmethyl)-1,3-dioxolan-4-yl) methoxy) phenyl)-piperazine

STRUKTUR KIMIA
C26H28N4O4Cl2

KETERANGAN
Ketokonazol adalah suatu sintetik derivatif imidazol, suatu senyawa antifungal azole.

SIFAT FISIKOKIMIA
Ketokonazol berupa serbuk putih hingga sedikit abu-abu dan praktis tidak larut dalam air. Ketokonazol mempunyai pKas 2.9 hingga 6.5;Larut dalam DMSO atau kloroform

SUB KELAS TERAPI
Anti Infeksi

FARMAKOLOGI
Absorpsi : Oral : absorpsi cepat (~ 75%);Distribusi : terdistribusi dengan baik dalam cairan sendi yang mengalami inflamasi, saliva, empedu, urin, air susu ibu, sebum, serumen, feses, tendon, kulit dan jaringan lunak, dan testes; dapat menembus sawar darah otak (bood brain-barrier) ;dalam jumlah kecil; sejumlah kecil saja yang dapat masuk ke dalam cairan serebrospinal;Ikatan protein : 93% hingga 96% ;Metabolisme : melalui hepatik sebagian via CYP3A4 menjadi bentuk senyawa yang tidak aktif;Bioavailability : terjadi penurunan bila pH lambung meningkat;T eliminasi : Biphasic : awal : 2 jam ; terminal : 8 jam ;Waktu untuk mencapai kadar puncak, serum: 1-2 jam;Ekskresi : Feses (57%); urin (13%)

STABILITAS PENYIMPANAN
Tablet ketoconazol harus dilindungi dari kelembaban dan disimpan dalam wadah tertutup rapat pada suhu 15 25C

KONTRA INDIKASI
Kerusakan hati; kehamilan dan menyusui

EFEK SAMPING
Mual, mutah, nyeri abdomen; sakit kepala; ruam, urticaria, pruritus ; jarang terjadi angioedema, trombositopenia, paraesthesia , fotofobia, pusing , alopecia, ginecomastiadan oligosperma ; kerusakan berat pada hati , ;resiko hepatitis lebih tinggi pada pemakaian lebih dari 14 hari

INTERAKSI MAKANAN
Kadar puncak serum ketokonazol dapat diperpanjang jika digunakan bersama makanan.;St. Johns wort dapat menurunkan kadar ketokonazol

INTERAKSI OBAT
Efek sitokrom P450: substrat CYP3A4 (major); menghambat CYP1A2 (kuat), 2A6 (moderate) , 2B6 (lemah), 2C8/9 (kuat), 2C19 (moderate), 2D6 (moderate), 3A4 (kuat).;Meningkatkan efek/toksisitas: karena menghambat CYP3A4 ketokonazol kontraindikasi dengan cisaprid,lovastatin,midazolam,simvastatin dan triazolam karena dapat meningkatkan toksisitas senyawa ini. Ketoconazol dapat meningkatkan efek/kadar serum amiodaron;,amfetamin, benzodiazepin, beta blocker, buspiron, busulfan, calsium channel blocker, citalopram, dexmedetomidin, dekstrometorfan, diazepam, digoksin,doxetacel, fluoksetin, fluvoksamine, glimepirid, glipizideifosfamid, anestesi inhalasi, lidokain, ;mesoridazin, metusuksimid, mexiletine, mirtazapin, nateglinid, nefazodon, paroxetin, fenitoin, pioglitazon, propanolol, risperidon, ritonavir, ropinirol, rosiglitazon, sertraline, sirolimus, takrolimus, teofilin, tioridazin, antidepresan trisiklik, ;trifluoperazin, trimetreksate, venlafaksine, vinkristin, vinblastin, warfarin, zolpidem dan substrat CYP1A2, 2A6, 2C8/9, 2C19, 2D6, atau 3A4. Benzodiazepin tertentu ( midazolam dan triazolam) , cisaprid, alkaloid ergot, HMG-CoA reductase inhibitor ;(lovastatin dan simvastatin) dan pimozide dikontraindikasikan dengan penghambat CYP3A4 kuat. Mesoridazine dan tioridazin dikontraindikasikan dengan penghambat CYP2D6 kuat. Jika digunakan dengan penghambat CYP3A4 kuat, diperlukan ;penyesuaian dosis untuk sildenafil dan penghambat PDE-5 yang lain.;Menurunkan efek oral : absorpsi dipengaruhi oleh keasaman lambung; antasida, antagonis H2 (simetidin, famotidin , nizatidin dan ranitidin), inhibitor pompa proton (omeprazol, lansoprazol, rabeprazol) dan sukralfat dapat secara signifikan menurunkan ;bioavailabilitas yang mengakibatkan kegagalan terapi dan sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan. Penurunan kadar serum dengan didanosin dan isoniazid. Efek/kadar ketokonazol diturunkan oleh aminoglutetimid, karbamazepin, nafcillin, nevirapin, ;fenobarbital, fenytoin, rifampisin dan inducer CYP3A4 yang lain. Jangan diberikan bersamaan dengan rifampin. Efikasi kontrasepsi oral dapat diturunkan (data terbatas). Ketokonazol dapat menurunkan kadar/efek substrat prodrug ;CYP2D6 (seperti: kodein, hidrokodon, oksikodon, tramadol)

PENGARUH KEHAMILAN
Produsen menyatakan adanya teratogenisitas pada studi hewan; penggunaan obat harus dihindari pada wanita hamil.;Faktor risiko : C

PENGARUH MENYUSUI
Produsen menyarankan untuk menghindari penggunaan obat;Ketokonazol terdistribusi dalam air susu ibu.

PARAMETER MONITORING
Tes fungsi hati

BENTUK SEDIAAN
Tablet

PERINGATAN
Monitoring fungsi hati secara klinik dan biokimiawi untuk pengobatan yang berlangsung lebih dari 14 hari dengan melakukan tes fungsi hati sebelum memulai pengobatan, setelah 14 hari pengobatan kemudian selang sebulan sekali. Hindari pada pasien porfiria

INFORMASI PASIEN
Jumlah dan frekuensi penggunaan obat tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi pasien, umur dan berat badan. Bila anda mempunyai pertanyaan yang berkaitan dengan jumlah dan/ frekwensi pemakaian obat tanyakan pada dokter atau apoteker. ;Digunakan bersama dengan makanan atau susu untuk menurunkan efek samping pada saluran cerna.;Gunakan tablet 2 jam lebih dulu sebelum antasida untuk mencegah penurunan absorpsi disebabkan oleh pH lambung yang tinggi ;Jangan menghentikan pemakaian obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter ;Jangan menggunakan obat melebihi jumlah yang telah diresepkan, kecuali atas anjuran dokter.;Jangan menggunakan OTC atau obat resep yang lain tanpa memberitahu dokter yang merawat.;Jika pasien lupa minum obat, segera mungkin minum obat setelah ingat. Jika terlewat beberapa jam dan telah mendekati waktu minum obat berikutnya jangan minum obat dengan dosis ganda, kecuali atas saran dari dokter atau apoteker.;Jika lebih dari satu kali dosis terlewat, hubungi dokter atau apoteker

MEKANISME AKSI
Mempengaruhi permeabilitas dinding sel melalui penghambatan sitokrom P450 jamur; menghambat biosintesa trigliserida dan fosfolipid jamur; menghambat beberapa enzim pada jamur yang mengakibatkan terbentuknya kadar toksik hidrogen ;peroksida; juga menghambat sintesis androgen.

MONITORING
Tes fungsi hati

{BOTTOM}