informasiobat.com

METOKLOPRAMID

NAMA GENERIK
Metoklopramid

NAMA KIMIA
Metoklopramid : 4-Amino-5-chloro-N-(2-diethylaminoethyl)-2-metoxybenzamide ; Metoklopramid hidroklorida

STRUKTUR KIMIA
(C22H14ClN3O2). , C14H22ClN3O2,HCl,H2O. (1)

SIFAT FISIKOKIMIA
Metoklopramid hidroklorida (USP 29) : serbuk kristalin berwarna putih atau praktis putih, tak berbau atau praktis tak berbau. ;Sangat mudah larut dalam air,larut dalam alkohol, agak sukar larut dalam kloroform, praktis tidak larut dalam eter. ;Penyimpanan:dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya.;Inkompatibilitas : sediaan generik metoklopramid hidroklorida dinyatakan inkompatibel dengan sodium sefalotin, sodium kloramfenikol, dan sodium bikarbonat. ;Cisplatin, siklofosfamid, dan doksorubisin hidroklorida dinyatakan kompatibel dengan metoklopramid hidroklorida, ;namun kompatibilitas bergantung pada faktor-faktor seperti:formulasi tertentu, konsentrasi obat, dan temperatur

SUB KELAS TERAPI
Obat Untuk Saluran Cerna

FARMAKOLOGI
Vial injeksi disimpan pada suhu kamar terkendali, injeksi bersifat fotosensitif sehingga harus terlindung dari cahaya selama penyimpanan, campuran parenteral dengan D5W atau NS stabil selama minimal 24 jam, ;dan tidak memerlukan perlindungan terhadap cahaya bila digunakan dalam 24 jam. Tablet disimpan pada suhu kamar terkendali dan dihindarkan dari pembekuan. (3)

STABILITAS PENYIMPANAN
Vial injeksi disimpan pada suhu kamar terkendali, injeksi bersifat fotosensitif sehingga harus terlindung dari cahaya selama penyimpanan, campuran parenteral dengan D5W atau NS stabil selama minimal 24 jam, ;dan tidak memerlukan perlindungan terhadap cahaya bila digunakan dalam 24 jam. Tablet disimpan pada suhu kamar terkendali dan dihindarkan dari pembekuan.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitivitas terhadap metoklopramid atau bahan-bahan dalam formulasi; obstruksi gastrointestinal, perforasi atau perdarahan, pheocromocytoma, sejarah kejang.

EFEK SAMPING
Efek samping yang lebih umum/parah:terjadi pada dosis yang digunakan untuk profilaksis emetik kemoterapi. >10%:efek pada sistem saraf pusat:kelelahan, mengantuk, gejala ekstrapiramidal (sampai dengan 34% pada dosis tinggi,;0,2% pada dosis 30-40 mg/hari); efek gastrointestinal:diare (mungkin bersifat dose-limiting); neuromuskular dan skeletal:kelemahan. 1-10%:efek pada sistem saraf pusat:insomnia, depresi, kebingungan, sakit kepala; ;dermatologis:kemerahan; endokrin dan metabolik:rasa sakit dan panas pada payudara (breast tenderness), stimulasi prolaktin; gastrointestinal:mual, xerostemia. ;<1%(dari terbatas sampai penting/berbahaya):agranulositosis, reaksi alergi, amenorrhea, angioedema, AV block, bronkospasme, CHF, galactorrhea, ginekomastia, hepatotoksik, hiper/hipotensi, ;jaundice, edema larinz, methemoglobinemia, neuroleptic malignant syndrome (NMS), porfiria, kejang, ide bunuh diri, sulfhemoglobinemia, takikardia, tardive dyskinesia, urtikaria.

INTERAKSI OBAT
Analgesik opiat dapat meningkatkan depresi sistem sraf pusat. Metoklopramid dapat meningkatkan risiko atau gejala ekstrapiramidal bila digunakan bersama-sama dengan obat antipsikosis;Obat-obat antikolinergis melawan kerja metoklopramid. Hindari alkohol karena dapat meningkatkan depresi sistem saraf pusat.

PENGARUH ANAK
Metoklopramid harus digunakan dengan hati-hati pada pasien anak-anak karena kejadian ekstrapiramidal meningkat pada kelompok ini. ;Metoklopramid harus digunakan dengan hati-hati pada neonatus karena penurunan klirens dapat meningkatkan konsentrasi obat dalam serum. ;Neonatus mempunyai defisiensi NADH methemoglobin reduktase sehingga dapat menjadi lebih peka terhadap methemoglobinemia. ;Produsen metoklopramid saat ini merekomendasikan penggunaan pada anak-anak hanya untuk memfasilitasi intubasi usus halus.;Metoklopramid efektif utuk stasis lambung dan refluks esofagus pada infant dan anak-anak. ;Obat ini juga digunakan pada anak-anak untuk evakuasi lambung sebelum pemberian anestesi untuk pembedahan darurat.

PENGARUH HASIL LAB
Meningkatkan aminotransferase [ALT(SGPT)/AST(SGOT)], meningkatkan amilase.

PENGARUH KEHAMILAN
Kategori B. ;Bukti yang ada menyatakan aman digunakan selama kehamilan.

PENGARUH MENYUSUI
Tidak direkomendasikan (AAFP mengkategorikan "dipertimbangkan").

PARAMETER MONITORING
Fungsi ginjal.

BENTUK SEDIAAN
Drops 1 mg/10 Drops (10 ml), 1,5 mg/ml (10 ml), 2 mg/ml (10 ml), 2,6 mg/ml (10 ml), 4 mg/ml (10 ml);Larutan Oral 1 mg/ml (30 ml), 5 mg/5 ml (30 ml, 50 ml, 60 ml), 10 mg/5 ml (60 ml). Kaplet 5 mg, 10 mg. Tablet 5 mg, 10 mg;Larutan Injeksi 5 mg/ml (2 ml), 10 mg/2,5 ml;Suppositoria Anak 10 mg;Suppositoria Dewasa 20 mg, Rectal Tube 10 mg/2,5 ml

INFORMASI PASIEN
Pasien seharusnya tidak menggunakan obat ini bila mempunyai reaksi alergi terhadap metoklopramid, menderita epilepsi (kejang), perdarahan atau obstruksi usus, atau pheochromocytoma (suatu tumor yang memproduksi adrenalin). ;Obat diminum 30 menit sebelum makan dan malam hari sebelum tidur, kecuali bila dokter menganjurkan lain. ;Obat disimpan pada suhu kamar, terhindar dari panas, kelembaban, dan cahaya langsung. Obat tidak boleh disimpan di dalam freezer.

MEKANISME AKSI
Memblok reseptor dopamin dan (bila diberikan pada dosis yang lebih tinggi) juga memblok reseptor serotonin di chemoreceptor trigger zone di sistem saraf pusat; ;meningkatkan respon jaringan di saluran pencernaan atas terhadap asetilkolin sehingga meningkatkan motilitas dan kecepatan pengosongan lambung tanpa menstimulasi sekresi pankreas, bilier, atau lambung;;meningkatkan tonus spingter esofagus bagian bawah

MONITORING
Kepatuhan penggunaan obat, efek samping obat: reaksi distonia, tanda-tanda hipoglikemia (pada pasien yang menggunakan insulin dan sedang memperoleh terapi gastroparesis), agitasi.

{BOTTOM}