informasiobat.com

NITROGLISERIN

NAMA GENERIK
Nitrogliserin

NAMA KIMIA
Nitroglycerin

STRUKTUR KIMIA
C3H5N3O9

GB STRUKTUR KIMIA
121

KETERANGAN
Nitrogliserin berbentuk gas yang mudah meledak dan mudah terbakar, berwarna putih atau kuning pucat. ;Nitrogliserin yang tidak diencerkan sukar larut dalam air; larut dalam metanol,etanol, karbon disulfida, aseton, etil eter, etil asetat,

SIFAT FISIKOKIMIA
Nitrogliserin berbentuk gas yang mudah meledak dan mudah terbakar, berwarna putih atau kuning pucat.;Nitrogliserin yang tidak diencerkan sukar larut dalam air; larut dalam metanol,etanol, karbon disulfida, aseton, etil eter, etil asetat, asam asetat glasial, benzena, toluena, nitrobenzena, fenol, kloroform dan metilena klorida

SUB KELAS TERAPI
Obat Kardiovaskuler

FARMAKOLOGI
Onset pemberian nitrogliserin: IV, segera. Durasi aksi pemberian IV : 3-5 menit. Nitrogliserin terdistribusi luas dalam jaringan dan sekitar 60% terikat protein. Metabolit nitrogliserin, 1,3- dan 1,2-glyceryl dinitrate, ;tidak seefektif nitrogliserin dan memiliki T½ sekitar 40 menit, dibanding dengan nitrogliserin yang hanya 1-4 menit. Metabolit ini diekskresikan melalui ginjal.

STABILITAS PENYIMPANAN
Stabil dalam D5LR, D51/2NS, D5NS, LR, 1/2NS. ;Kompatibilitas ketika dicampur: Dosis bervariasi dan membutuhkan titrasi, sehingga tidak disarankan untuk dicampur obat lain. ;Kompatibel: Alteplase, aminofilin, dobutamin, dopamin, enalaprilat, furosemid, lidokain, verapamil. Incompatible: hidralazin, fenitoin.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap nitrat organik; hipersensitif terhadap isosorbide, nitrogliserin, atau komponen lain dalam sediaan, penggunaan bersama penghambat phosphodiesterase-5 (PDE-5) seperti sildenafil, tadalafil, atau vardenafil; angle-closure glaucoma ;(terjadi peningkatan tekanan intraokuler); trauma kepala atau perdarahan serebral (meningkatkan tekanan intrakranial); anemia berat. ;Kontraindikasi IV: Hipotensi; hipovolemia yang tidak terkoreksi; gangguan sirkulasi serebral; constrictive pericarditis; perikardial tamponade karena obat mengurangi aliran darah balik, mengurangi preload dan mengurangi ;output jantung sehingga memperparah kondisi ini. ;Nitrogliserin jangan diberikan pada pasien hipovolemia yang tidak terkoreksi (atau dehidrasi) karena risiko menginduksi hipotensi,gangguan sirkulasi serebral, perikarditis konstriktif, pericardial tamponade.;Nitrogliserin harus digunakan hati-hati pada pasien hipotensi atau hipotensi ortostatik karena obat ini dapat memperparah hipotensi, menyebabkan bradikardi paradoksikal, atau memperberat angina. ;Terapi nitrat dapat memperberat angina karena kardiomiopati hipertropik. ;Penggunaan nitrogliserin pada awal infark miokar akut perlu pemantauan hemodinamika dan status klinis. ;Nitrogliserin harus digunakan hati-hati setelah infark miokardiak karena hipotensi dan takikardia dapat memperparah iskemia.

EFEK SAMPING
Kardiovaskuler: Hipotensi, hipotensi postural, pallor, kolaps kardiovaskuler, takikardi, syok, kemerahan, edema perifer. ;SSP: sakit kepala (paling sering), pusing (karena perubahan tekanan darah), tidak bisa tidur. ;Gastrointestinal: Mual, muntah, diare. ;Genitourinari: inkontinensia urin. ;Hematologi: Methemoglobinemia (jarang, bila overdosis). ;Neuromuskuler & skelet: Lemah/letih. ;Mata: Pandangan kabur. Insiden hipotensi dan efek yang tidak diharapkan akan meningkat bila digunakan bersama sildenafil (Viagra®).

INTERAKSI OBAT
Pemberian bersama alkaloid ergot potensial menyebabkan vasospasme koroner dan dapat memperberat angina. ;Alkaloid ergot kontraindikasi pada pasien hipertensi, angina atau penyakit arteri koroner yang mendapat terapi nitrogliserin.;Penggunaan bersama obat-obat simpatomimetik (dapat meningkatkan nadi dan tekanan darah) seperti epinefrin, norepinefrin, fenilefrin, efedra, atau efedrin, bersifat antagonis efek antiangina dari nitrat. ;Efek vasodilatasi nitrat dapat menghambat efek adrenergik alfa dari epinefrin sehingga memperberat takikardi dan hipotensi berat.;Nitrit dan nitrat merupakan antagonis asetilkolin dan histamin. Sehingga, nitrogliserin dapat mengurangi efek obat ini (mis, asetilkolin, norepinefrin dan histamin dihidroklorid) bila digunakan bersama.

PENGARUH ANAK
Keamanan dan efektivitas nitrogliserin pada anak-anak belum diketahui.

PENGARUH KEHAMILAN
Nitrogliserin diklasifikasikan dalam kategori C pada kehamilan. Meskipun tidak dilakukan penelitian pada manusia, tetapi penelitian pada binatang menunjukkan adanya efek yang tidak diharapkan pada janin. ;Jadi apabila memutuskan pemberian obat ini pada kehamilan, harus dipertimbangkan keuntungan terhadap ibu dan risikonya terhadap janin.

PENGARUH MENYUSUI
Tidak diketahui apakah nitrogliserin atau metabolitnya diekskresikan dalam ASI. Karena banyak obat diekskresikan dalam ASI, hati-hati bila diberikan pada ibu menyusui.

PARAMETER MONITORING
Tekanan darah, denyut jantung

BENTUK SEDIAAN
Injeksi

PERINGATAN
Dapat terjadi hipotensi yang berat. ;Gunakan hati-hati pada hipovolemia, hipotensi, dan infark ventrikel kanan. Selain hipotensi, juga disertai bradikardi paradoksal dan angina pektoris. Dapat juga terjadi hipotensi postural. ;Dapat terjadi toleransi terhadap nitrat, diperlukan dosis yang tepat untuk meminimalkan efek ini. ;Keamanan dan efikasi tidak diketahui bila digunakan pada pasien anak-anak. ;Hindari penggunaan jangka waktu lama pada pasien infark miokard akut atau gagal jantung kongestif. ;Nitrat dapat memperparah angina yang disebabkan oleh kardiomiopati hipertropik. ;Nitrat dapat memperberat angina yang disebabkan kardiomiopati hipertropik.

INFORMASI PASIEN
Preparat IV mengandung alkohol dan /atau propilen glikol. ;Diperlukan periode bebas nitrat (10-12 jam/hari) untuk menghindari toleransi.;Toleransi dapat diatasi dengan asetilsistein, secara bertahap turunkan dosis nitrogliserin pada pasien yang akan menerima pengobatan jangka panjang untuk menghindari gejala putus obat.

MEKANISME AKSI
Bekerja dengan relaksasi otot polos, menghasilkan efek vasodilator pada vena perifer dan arteri, dengan efek paling penting pada vena. ;Menurunkan kebutuhan oksigen jantung dengan mengurangi preload (ventrikel kiri-tekanan diastolik); serta mengurangi afterload; dilatasi arteri koroner dan memperbaiki aliran kolateral pada daerah iskemik.

MONITORING
Kaji potensial interaksi dengan obat-obat lain yang diminum pasien (mis, heparin, alkaloid ergot, sildenafil, tadalafil, atau vardenafil). Evaluasi efektivitas terapi (status kardiak) dan efek yang tidak diharapkan ;(mis, hipotensi, aritmia, perubahan SSP, gangguan GI).Dosis harus diturunkan bertahap pada penghentian obat setelah penggunaan jangka waktu lama. Informasikan pada pasien tentang penggunaan obat, kemungkinan efek samping/intervensi ;(mis, periode bebas obat) dan pelaporan efek yang tidak diharapkan.

{BOTTOM}