informasiobat.com

OKSIMETAZOLIN HCL

NAMA GENERIK
Oksimetazolin HCl

STRUKTUR KIMIA
C16H24N2O.HCl

KETERANGAN
Larutan nasal oksimetazolin HCl memiliki pH 4 - 6.5. Larutan nasal oksimetazolin HCl dapat mengandung beberapa pengawet yang sesuai (contohnya benzalkonium klorida, fenilmerkuri asetat, thimerosal).1

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk kristal putih atau hampir putih, halus, higroskopis. Larut 1 : 6.7 dalam air, 1 : 3.6 dalam alkohol, dan 1 : 862 dalam kloroform; tidak larut dalam eter dan benzen. ;Larutan 5% dalam air memiliki pH antara 4 - 6.5. Simpan dalam kontainer kedap udara. (2)

SUB KELAS TERAPI
Telinga, Hidung dan Tenggorokan

INDIKASI
Meringankan hidung tersumbat terkait dengan rinitis akut atau kronik, flu, sinusitis, dan hay fever atau alergi saluran nafas bagian atas lain. 1

FARMAKOLOGI
Pada pemberian larutan oksimetazolin HCl intranasal, vasokonstriksi lokal umumnya muncul dalam 5-10 menit dan bertahan selama 5-6 jam dengan penurunan bertahap setelah 6 jam. ;Kadang-kadang sejumlah oksimetazolin dalam jumlah yang cukup dapat terabsorpsi dan menghasilkan efek sistemik. Informasi mengenai distribusi dan eliminasi obat pada manusia belum tersedia. (1)

STABILITAS PENYIMPANAN
Larutan nasal oksimetazolin HCl harus disimpan dalam wadah tertutup rapat pada temperatur < 40C, lebih disukai pada 2-30C. (1)

KONTRA INDIKASI
Pasien yang sensitif terhadap obat dan komponen lain dalam formulasi dan pada pasien dengan sensitifitas yang telah diketahui terhadap efek farmakologik dari obat adrenergik.1

EFEK SAMPING
Kejadian efek samping serius mempunyai frekuensi rendah pada pasien yang mendapat dosis terapetik dari oksimetazolin HCl topikal. ;Oksimetazolin dapat menyebabkan transient burning, stinging, peningkatan keluarnya cairan hidung atau nasal mukosa yang kering, dan bersin. ;Sumbatan berulang dikarakterisasi dengan kemerahan kronis, pembengkakan dan rinitis seringkali muncul pada penggunaan yang lama dan muncul pada penggunaan obat yang berlebihan. Oleh karena alasan ini, penggunaan jangka panjang harus dihindari. ;Penggunaan intranasal oksimetazolin kadang-kadang menyebabkan efek simpatomimetik sistemik seperti hipertensi, kecemasan, mual, pusing, sakit kepala, insomnia, palpitasi, atau reflex bradycardia. (1)

INTERAKSI OBAT
MAOI : dapat menyebabkan hipertensi krisis. (2)

PENGARUH ANAK
Dosis berlebih dan/atau penggunaan yang lama atau terlalu sering dari oksimetazolin dapat mengiritasi mukosa hidung dan, terutama pada anak, menyebabkan efek samping sistemik. ;Dosis yang berlebih atau inadvertent congestion pada anak dapat menyebabkan depresi CNS, kemungkinan membutuhkan perawatan intensif. ;Pabrik pembuat larutan nasal oksimetazolin HCl merekomendasikan bahwa sumbatan hidung pada anak < 6 tahun harus ditangani oleh dokter. (1)

PENGARUH KEHAMILAN
Keamanan penggunaan oksimetazolin HCl pada kehamilan belum ditetapkan.1

PENGARUH MENYUSUI
Use caution. Infant risk can not be rule out. Keamanan penggunaan belum ditetapkan. (5)

BENTUK SEDIAAN
Adult Nasal Spray 0.05% x 15 ml, Adult Nasal Drops 0.05% x 10 ml, Paed drops 0.025% x 10 ml, Infant drops 0.025% x 10 ml;Spray 0.05% x 10 ml (3,4)

PERINGATAN
Dosis berlebih dan/atau penggunaan yang lama atau terlalu sering dari oksimetazolin dapat mengiritasi mukosa hidung dan, terutama pada anak, menyebabkan efek samping sistemik. ;Depresi CNS, shock-like hypotension dan koma dapat muncul pada pemakaian naphazoline dan tetrahydrozoline, dan kemungkinan ini harus dipertimbangkan juga pada pemakaian oksimetazolin. (1)

INFORMASI PASIEN
Cara pemakaian bentuk tetes : posisi pasien menyamping dengan kepala sedikit ke bawah, kemudian teteskan pada salah satu lubang hidung (yang berada pada posisi di bawah). ;Pasien harus berada dalam posisi tersebut selama 5 menit, kemudian lakukan cara yang sama untuk lubang hidung yang lain. ;Alternatif lain adalah pasien bersandar dengan posisi kepala dimiringkan sejauh mungkin ke belakang, kemudian teteskan pada lubang hidung. ;Cara penggunaan bentuk semprot : Disemprotkan pada masing-masing lubang hidung dengan kepala pasien dalam posisi tegak sehingga kelebihan cairan tidak terbuang. ;Untuk meminimalkan risiko infeksi meluas, alat tetes, inhaler, dan spray dispenser tidak boleh digunakan lebih dari 1 orang, dan dispensers, inhaler, atau alat tetes harus dibilas dengan air hangat setelah penggunaan. (1);Bila gejala tidak hilang dalam waktu 3 hari, dianjurkan untuk menghentikan pemakaian, dan konsul ke dokter. (1)

MEKANISME AKSI
Mekanisme kerja oksimetazolin belum ditetapkan secara pasti. Dipercaya obat secara langsung menstimulasi a-adrenergic receptors dari sistem saraf simpatik dan memunculkan sedikit atau tidak sama sekali efek pada b-adrenergic receptors.1

MONITORING
Monitor Terapi : Berkurangnya sumbatan pada hidung dan mata serta kondisi mata lain yang terkait dengan peradangan. ;Monitor toksisitas : Pasien yang menerima dosis oksimetazolin berlebih harus dilakukan monitor terhadap efek samping kardiovaskular dan neurologis seperti palpitasi, hipertensi, aritmia, sakit kepala, pusing, mengantuk dan insomnia.;Monitor cara penggunaan obat pada pasien. (1)