informasiobat.com

OKSITOSIN

NAMA GENERIK
Oksitosin

NAMA KIMIA
Alpha-hypophamine;oxytocina

STRUKTUR KIMIA
C43H66N12O12S2

KETERANGAN
Larutan dalam air 2% mempunyai pH : 3-6. satu ampul berisi 21,4 mikrogram mengandung 12,5 unit oksitosin.

SIFAT FISIKOKIMIA
Powder higroskopik berwarna putih. Sangat larut dalam air.

SUB KELAS TERAPI
Oksitoksik dan Relaksan Uterus

FARMAKOLOGI
Oksitosin dipecah di saluran pencernaan sedangkan bila diberikan intra nasal atau bukal akan diabsorbsi cepat melalui membran mukosa. Obat ini di metabolisme di hati dan ginjal dengan waktu paruh plasma hanya beberapa menit. ;Hanya sejumlah kecil dari obat ini di ekskresikan lewat urin. ;Onset kontraksi uterus: im: 3-5 menit; iv: sekitar 1 menit. Durasi im: 2-3 jam, iv: 1 jam. ;Metabolisme di hati cepat dan lewat plasma oleh oksitosinase dan sebagian kecil dimetabolisme di kelenjar susu. ;Waktu paruh eliminasi 1-5 menit dan di ekskresikan lewat urin.

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan dalam wadah kedap udara pada temperatur 2-8C dan hindari dari cahaya dan pembekuan. Dapat disimpan pada temperatur 15-25C sampai 30 hari. ;Oksitosin dicampur dengan larutan infus normal salin (NaCl fisiologis) atau Ringer Laktat dengan konsentrasi 10 miliunit/ml, kocok/putar larutan campuran.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap oksitosin. Pada persalinan spontan atau pada kasus yang membahayakan janin atau ibu seperti placenta praevia atau vasa praevia, prolaps, hambatan kelahiran mekanik, distres janin/kontraksi hipertonik uterus, ;predisposisi uterus ruptur pada multi kehamilan atau multi paritas, polihidramnion, adanya keloid akibat operase cesar sebelumnya, ;Pemberian oksitosin jangka panjang tidak dianjurkan pada uterus inersia resisten, preeklamsi berat dan gangguan kardiovaskuler berat.

EFEK SAMPING
Dapat terjadi kematian ibu karena hipertensi berat dan perdarahan subarakhnoid, perdarahan post partum, afibrinemia fatal, retensi air yang menimbulkan hiponatremia, intoksikasi dengan udem pulmonal, konvulsi, ;koma kemungkinan kematian terutama bila oksitosin diberikan untuk waktu yang lama. Efek seperti Vasopresin dapat terjadi terutama akibat oksitosin alami. ;Efek samping lain adalah anafilaksis dan reaksi hipersensitivitas lain, aritmia, hematom pelviks, mual, muntah, kuning pada neonatus, perdarahan retina,;Pemberian cepat oksitosin secara intravena menimbulkan hipotensi sementara, dengan merah pada kulit dan refleks takikardia. Pemberian intra nasal dapat menimbulkan iritasi, rinorea, lakrimasi, perdarahan uterus, kontraksi uterus yang kuat.

INTERAKSI OBAT
Oksitosin dengan obat simpatomimetik akan menguatkan efek vasokontriksi. Anastesi inhalasi seperti halotan dan siklopropan akan meningkatkan efek hipotensif dan menurunkan efek oksitosin serta terjadinya bradikardia. ;Pemberian oksitasin bersama prostaglandin, dinoproston dan misoprostol akan saling menguatkan efek keduanya pada uterus. Tunggu 6-12 jam sesudah pemberian ketiganya sebelum pemberian oksitosin

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : X ;Studi reproduksi belum dilakukan. Bila digunakan sesuai indikasi efek teratogenik tidak diharapkan.

PENGARUH MENYUSUI
Ekskresi di ASI tidak diketahui, gunakan hati-hati.

PARAMETER MONITORING
Intake dan output cairan selama pemberian, monitor janin.

BENTUK SEDIAAN
Larutan Injeksi 10 unit/ml, 1 ml

PERINGATAN
Sebaiknya tidak digunakan untuk persalinan elektif. Mungkin menimbulkan efek anti diuretik (menimbulkan intoksikasi air dan kontraksi uterus berlebihan). ;Oksitosin dosis tinggi atau penderita yang hipersensitif terhadap oksitosin dapat menimbulkan kontraksi berlebihan yang mengakibatkan uterus ruptur, laserasi jaringan lunak, janin bradikardi, janin aritmia, ;janin asfiksi dan mungkin kematian janin atau ibu.

INFORMASI PASIEN
Obat ini adalah suatu hormon yang digunakan untuk membantu mulainya atau jalannya persalinan dan mengendalikan perdarahan sesudah melahirkan. ;Kadang juga digunakan untuk membantu keluarnya air susu atau indikasi lain yang ditetapkan oleh dokter. Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. ;Katakan pada dokter bila pernah alergi larena obat ini atau obat lainnya ataupun karena makanan. ;Katakan pada dokter bila menggunakan obat yang dibeli tanpa resep dan masalah gangguan kesehatan lainnya seperti penyakit jantung, hati atau ginjal.

MEKANISME AKSI
Oksitosin menimbulkan kontraksi ritmik rahim dan efeknya meningkat dengan meningkatnya umur kehamilan. Dosis kecil akan meningkatkan kekuatan kontraksi, dosis besar atau dosis berulang akan menimbulkan kontaksi tetanik. ;Obat ini juga menimbulkan ejeksi ASI dan memiliki efek antidiuretik lemah.

{BOTTOM}