informasiobat.com

PIRASETAM

NAMA GENERIK
Pirasetam

NAMA KIMIA
Pyrolidone Acetamide ; 2-(2-Oxopyrrolidin-1-yl)acetamida.1

KETERANGAN
ATC Code : N06BX03

SIFAT FISIKOKIMIA
(Ph. Eur.5.0) Serbuk putih atau hampir putih. Menunjukkan polimorfisme. Sangat mudah larut dalam air, larut dalam alkohol.1

SUB KELAS TERAPI
Anti Psikosis

KELAS TERAPI
Psikofarmaka.

DOSIS PEMBERIAN OBAT
Oral: Terapi tambahan pada myoclonus kortikal: 7,2 g/hari dalam 2-3 dosis ditingkatkan jika perlu, maks 20 g/hari. Untuk meningkatkan fungsi kognitif: sampai dengan 2,4 g/hari dalam 2-3 dosis, dalam keadaan parah dosis s/d 4,8 g/hari. Pada kasus yang parah pemberian dapat secara IV/IM: 1-2 g/hari 3 kali sehari. Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal ringan sampai dengan sedang, maka dosis harus dikurangi3

FARMAKOLOGI
Mempengaruhi metabolisme otak dengan cara meningkatkan metabolisme glukosa atau aktivasi nukleotida, metabolisme fosfolipid dan/atau protein. Biovailabilitas hampir 100%, Kadar puncak dicapai setelah 30 menit pemberian PO. Kadar puncak di cairan otak dicapai dalam 2-8 jam. Vd: 0,6 L/kg t1/2:4-5 jam. Pirasetam terdistribusi baik ke jaringan, dapat melalui sawar darah otak dan plasenta. Ekskresi melalui ginjal dalam bentuk yang tidak berubah.2

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan pada suhu kamar dan kering. Lindungi dari cahaya.1

KONTRA INDIKASI
Gangguan fungsi hati dan ginjal yang parah(Cr Cl < 20 ml/menit), perdarahan serebral, hamil dan menyusui3

EFEK SAMPING
Hiperkinesia, cemas, depresi, diare, rash, stimulasi SSP, gangguan tidur, pusing, insomnia, somnolen, peningkatan berat badan.1

INTERAKSI MAKANAN
Tidak ada data

INTERAKSI OBAT
Dapat meningkatkan prothrombin time pada pemakaian bersama dengan warfarin.3

PENGARUH ANAK
Tidak ada data

PENGARUH HASIL LAB
Tidak ada data

PENGARUH KEHAMILAN
Tidak boleh diresepkan pada ibu hamil3

PENGARUH MENYUSUI
Tidak boleh diresepkan pada ibu menyusui3

PARAMETER MONITORING
Tidak ada data

BENTUK SEDIAAN
Tablet 800 mg, 1200 mg. Ampul: 3 g, Larutan 20% 125 ml, 33% 125 ml.3

PERINGATAN
Hindari penghentian secara mendadak. Hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, jantung, pasien yang baru menjalani operasi, pasien usia lanjut.3

KASUS TEMUAN
Tidak ada data

INFORMASI PASIEN
Tablet dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Minum segelas air putih atau minuman ringan setelah mnum larutan obat untuk menghilangkan rasa pahit.3

MEKANISME AKSI
Memengaruhi metabolisme otak dengan cara meningkatkan metabolisme glukosa atau aktivasi nukleotida, metabolisme fosfolipid dan/atau protein.2

MONITORING
Tidak ada data

DAFTAR PUSTAKA
1. Martindale , 34th ed., p. 1732. 2. Drug Action, Basic Principles and Therapeutic Aspect, Mutschler E, Derendorf H, Medpharm, Stuttgart, 1995, hlm. 141 3. MIMS-Official Drug Reference for Indonesia, 2008.

{BOTTOM}