informasiobat.com

PIRAZINAMID

NAMA GENERIK
Pirazinamid

NAMA KIMIA
Sinonim : Pyrazinecarboxamide ; Pyrazinoic Acid Amide

STRUKTUR KIMIA
C5H5N3O

GB STRUKTUR KIMIA
52

KETERANGAN
Pirazinamid turunan dari niasinamida.

SIFAT FISIKOKIMIA
Pirazinamid berupa serbuk kristal putih, kurang berbau, larut dalam air dan sedikit larut dalam alcohol .;Pirazinamid mempunyai pKa 0,5

SUB KELAS TERAPI
Anti Infeksi

FARMAKOLOGI
Bakteriostatik atau bakterisid tergantung pada konsentrasi obat pada tempat infeksi;Absorbsi : diabsorbsi dengan baik ;Distribusi : terdistribusi luas kedalam jaringan tubuh dan cairan termasuk hari, paru dan cairan serebrospinal ;Difusi relatif dari darah kedalam cairan serebrospinal : adekuat dengan atau tanpa inflamasi ;Cairan serebrospinal : inflamasi meninges : 100%;Ikatan protein : 50%;Metabolisme : hepatik ;T eliminasi : 9-10 jam;Waktu untuk mencapai kadar puncak, serum: dalam 2 jam ;Ekskresi : urin (4% dalam bentuk obat tidak berubah)

STABILITAS PENYIMPANAN
Pyrazinamide tablet harus disimpan dalam wadah tertutup rapat pada suhu 15 30C. Tablet yang mengandung kombinasi tetap rifampisin, isoniazid dan pirazinamid harus dilindungi dari kelembaban yang berlebihan, dan disimpan pada 15 30C

KONTRA INDIKASI
Porfiria

EFEK SAMPING
Hepatotoksisitas termasuk demam, anoreksia, hepatomegali, splenomegali, jaundice, gagal hati; mual, muntah,kemerahan, disuria, atralgia, anemia sideroblastik, ruam dan kadang-kadang fotosensitivitas.

INTERAKSI OBAT
Meningkatkan efek/toksisitas: kombinasi terapi dengan rifampin dan pirazinamid berhubungan dengan reaksi hepatotoksik yang fatal dan berat

PENGARUH ANAK
Pirazinamid dapat ditoleransi dengan baik oleh anak-anak

PENGARUH HASIL LAB
Interaksi dengan tes laboratorium : bereaksi dengan Acetest dan Ketosix menghasilkan warna coklat kemerah-merahan

PENGARUH KEHAMILAN
Produsen menyarankan penggunaan hanya jika potensial keuntungan lebih besar dari resikonya. Regimen standar dapat digunakan selama kehamilan dan menyusui ;Faktor risiko : C

PENGARUH MENYUSUI
Hanya terdapat dalam jumlah kecil dalam air susu,gunakan dengan hati-hati.

PARAMETER MONITORING
Tes fungsi hati, serum asam urat, kultur sputum, X-ray dada.

BENTUK SEDIAAN
Tablet

PERINGATAN
Kehamilan, kerusakan hati (monitor fungsi hati) ; diabetes ; gout (dihindari pada serangan akut) ;Penggunaan obat pada pasien dengan penyakit hati : pasien atau keluarganya harus diberitahu tanda-tanda gangguan fungsi hati , dan menyarankan untuk tidak meneruskan pengobatan dan segera memeriksakan diri ;jika timbul gejala seperti: mual, muntah, malaise dan jaundice.

INFORMASI PASIEN
Jumlah dan frekuensi penggunaan obat tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi pasien, umur dan berat badan. Bila anda mempunyai pertanyaan yang berkaitan dengan jumlah dan/ frekuensi pemakaian obat tanyakan pada dokter atau apoteker. ;Obat ini dapat digunakan satu kali sehari atau dua kali sehari.;Gunakan obat ini hingga habis. Jika anda tidak menggunakan obat ini sesuai dengan resep pada waktu yang telah ditentukan, maka infeksi tidak dapat disembuhkan dan dapat terjadi masalah kesehatan yang serius pada Anda.;Hubungi dokter bila terjadi demam, hilang nafsu makan, nyeri badan, mual, muntah, urin berwarna gelap, warna kuning pada kulit dan mata, nyeri dan terjasi pembengkakan pada sendi. ;Pada pasien dengan infeksi HIV, diperlukan durasi pengobatan yang lebih panjang.;Tes laboratorium diperlukan untuk memonitor terapi. Pastikan hal ini dilakukan. ;Obat ini selalu digunakan bersama dengan obat lain untuk mengobati tuberkulosis.;Jangan menghentikan pemakaian obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter. ;Kondisi medis awal pasien harus diceritakan pada petugas kesehatan sebelum menggunakan obat ini. ;Jangan menggunakan obat melebihi jumlah yang telah diresepkan, kecuali atas anjuran dokter.;Jangan menggunakan OTC atau obat resep yang lain tanpa memberitahu dokter yang merawat.;Jika pasien lupa minum obat, segera mungkin minum obat setelah ingat. Jika terlewat beberapa jam dan telah mendekati waktu minum obat berikutnya jangan minum obat dengan dosis ganda, kecuali atas saran dari tenaga kesehatan .;Jika lebih dari satu kali dosis terlewat, mintalah nasehat dokter atau apoteker.;Obat ini hanya digunakan oleh pasien yang mendapat resep. Jangan diberikan pada orang lain

MEKANISME AKSI
Perubahan menjadi asam pirazinoat pada strain Mycobacterium dimana pH lingkungan mejadi lebih rendah ; mekanisme aksi yang pasti tidak jelas.

MONITORING
Tes fungsi hati secara periodik, serum asam urat, kultur sputum, X-ray dada 2 3 bulan selama pengobatan dan setelah pengobatan selesai.

{BOTTOM}