informasiobat.com

PIRIDOSTIGMIN

NAMA GENERIK
Piridostigmin

NAMA KIMIA
3-Dimethylcarbamoyloxy -1- methylpyridinium bromide

STRUKTUR KIMIA
C9H13BrN2O2

SIFAT FISIKOKIMIA
Pemerian : Hablur putih sampai praktis putih; bau khas enak;Kelarutan : mudah larut dalam air, dalam etanol dan dalam kloroform; agak sukar larut dalam heksana; praktis tidak larut dalam eter

SUB KELAS TERAPI
Relaksan Otot Perifer dan Penghambat Kolinesterase

NAMA DAGANG
Mestinon

INDIKASI
Digunakan untuk penanganan Miastenia gravis;Distensi sesudah operasi dan retensi urin sesudah penyumbatan mekanik;Memperbaiki efek blok neuromuskulus non depolarisasi sesudah operasi

FARMAKOLOGI
Piridostigmin adalah antikolinesterase yang mempunyai durasi yang lebih panjang dibandingkan neostigmin. ;Piridostigmin digunakan untuk pengobatan miastenia gravis tetapi juga digunakan untuk relaksasi otot sampai relaksasi otot non depolarisasi (anestesi). ;Piridostigmin adalah senyawa amonium kuarterner yang menghambat aktivitas kolinesterase dengan aksi yang sama dengan neostigmin tetapi onsetnya lebih lambat dan durasi yang panjang. ;Piridostigmin adalah zat kurang terserap dalam saluran pencernaan. Piridostigmin dimetabolisme secara luas dan diekskresikan melalui urin sebagai obat dan metabolit yang tidak mengalami perubahan. ;Piridostigmin menembus plasenta dan sejumlah kecil akan dieksresikan ke dalam ASI. Penetrasi ke dalam sistem syaraf pusat kurang baik.

STABILITAS PENYIMPANAN
Stabilitas : stabil pada pH 5,7-6,3;Penyimpanan : Pada temperatur (15 25)C dalam wadah kedap udara dan jauhkan dari cahaya.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitivitas : pasien peka bromida ; peritonitis atau penyumbatan mekanik saluran cerna atau saluran urin.

EFEK SAMPING
Mual, muntah, diare, hipersalivasi, kejang perut (terutama dosis tinggi). Tanda dosis berlebih meliputi : berkeringat, sekresi bronkus, rasa tak enak disaluran cerna, defekasi dan berkemih tak terkendali, miosis, nistagmus, bradikardia, ;hipotensi, agitasi, mimpi berlebihan, rasa lemah, akhirnya fasikulasi dan paralisis.

INTERAKSI OBAT
Berinteraksi dengan antibiotik tertentu seperti : neomisin, streptomisin, dan kanamisin.;Menunjukkan keaktifan blok non depolar, ringan tetapi nyata yang dapat menguatkan blok neuromuskular.

PENGARUH HASIL LAB
Meningkatkan aminotransferase (SGOT dan SGPT), amilase

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : B

PENGARUH MENYUSUI
Kurangi pemakaian piridostigmin selama menyusui bayi.

PARAMETER MONITORING
Hampir 75 % dari pembersihan plasma piridostigmin tergantung pada fungsi ginjal. Amati reaksi kolinergik khususnya pada pemberian intra vena.

BENTUK SEDIAAN
Tablet 10 mg

PERINGATAN
Hati-hati penggunaan pada pasien epilepsi, asma bronkus, bradikardia, oklusi koroner baru, vagotonia, hipertiroidisme, aritmia jantung dan tukak peptik.;Untuk penderita gagal ginjal mungkin memerlukan pengurangan dosis;Jauhkan dari jangkauan anak-anak

INFORMASI PASIEN
Pemakaian terbatas untuk kasus tertentu.;Perlu sarana dan keahlian khusus.

MEKANISME AKSI
Antikolinesterase meningkatkan transmisi neuromuskular dengan menghambat degradasi acetilkolin (ACh) sehingga menyebabkan relaksasi