informasiobat.com

ROSIGLITAZON

NAMA GENERIK
Rosiglitazon

NAMA KIMIA
()-5-[[4-[2-(methyl-2-pyridinylamino)ethoxy]phenyl]methyl]-2,4-thiazolidinedione, (Z)-2-butenedioate

GB STRUKTUR KIMIA
117

SIFAT FISIKOKIMIA
Molekul rosiglitazon merupakan senyawa chiral, oleh sebab itu memiliki dua enantiomer. Kedua enantiomer ini saling berinterkonversi dengan cepat sehingga tidak dapat dibedakan secara fungsional. ;Rosiglitazon terdapat sebagai campuran rasemat, dengan BM 473,52 sebagai rosiglitazon maleat, dan 357,44 sebagai rosiglitazon basa.;Rosiglitazon maleat merupakan serbuk putih atau putih tulang (off-white) dengan titik leleh 122 - 123C. Nilai pKa 6,8 dan 6,1. ;Mudah larut dalam etanol dan larutan dapar pH 2,3. Kelarutan akan menurun dengan kenaikan pH

SUB KELAS TERAPI
Hormon, Obat Endokrin Lain dan Kontraseptik

FARMAKOLOGI
Rosiglitazon menurunkan kadar glukosa darah dengan jalan memperbaiki sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin, terutama melalui penghambatan terhadap PPARgamma (peroxisome proliferator-activated receptor-gamma ).;Rosiglitazon merupakan senyawa antagonis PPAR gamma yang sangat selektif. Dalam tubuh manusia, reseptor PPAR gamma ditemukan pada sel-sel yang merupakan sasaran kunci aksi insulin, antara lain sel-sel kelenjar adiposa, otot rangka, dan hati.;Aktivasi reseptor PPAR gamma akan mempengaruhi transkripsi gen-gen peka insulin yang terlibat dalam produksi, transport dan penggunaan glukosa.;Pemberian rosiglitazon akan meningkatkan ekspresi protein transporter glukosa, GLUT-4, di jaringan ekstrahepatik, sehingga meningkatkan uptake glukosa di sel-sel jaringan perifer. ;Pada percobaan dengan hewan diungkapkan bahwa rosiglitazon tidak menginduksi hipoglisemia pada hewan diabetik dan/atau hewan percobaan dengan toleransi glukosa yang terganggu atau IGT (Impaired Glucose Tolerance);Ketersediaan hayati absolut rosiglitazon sangat tinggi, sekitar 99%. Konsentrasi puncak dalam plasma tercapai dalam waktu 1 jam setelah pemberian dosis tunggal per oral. ;Cmax (maximum plasma concentration) dan AUC (area under the curve) meningkat sejalan dengan besarnya dosis yang diberikan.;Pemberian rosiglitazon bersama makanan umumnya tidak mempengaruhi AUC, tetapi menurunkan Cmax sekitar 28% dan Tmax sekitar 1,75 jam. Namun, penurunan Cmax dan Tmax ini secara klinis tidak signifikan, ;sehingga rosiglitazon tetap dapat diberikan bersama dengan makanan.;Volume distribusi rosiglitazon lebih kurang 17,6 liter (30%). Hampir seluruh rosiglitazon di dalam darah (99,8%) terikat dalam protein serum terutama albumin.;Rosiglitazon dimetabolisme oleh sistem enzim sitokrom P450 (CYP) terutama CYP2C8 melalui reaaksi N-demetilasi dan hidroksilasi yang kemudian diikuti oleh reaksi konjugasi dengan asam glukuronat dan sulfat. ;Seluruh metabolit yang terdapat di dalam darah memiliki aktivitas hipoglikemik rendah.;Diekskresi melalui urin dan feses. Setelah pemberian per oral atau intra vena, sekitar 64% rosiglitazon dieliminasi melalui urin dan 23% melalui feses. Waktu paruh eliminasi lebih kurang 3-4 jam, namun nilai ini juga dipengaruhi oleh dosis ;dan kondisi pasien.Waktu paruh eliminasi pada penderita gangguan fungsi hepar 2 jam lebih panjang.

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan pada suhu 25C (antara 15-30C), dalam botol kedap cahaya yang tertutup rapat.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap rosiglitazon atau golongan tiazolidindion lainnya,gagal jantung, karena dapat memperberat edema,riwayat pembengkakan/edema pada lengan, paha, tungkai, atau bagian-bagian tubuh lain,gangguan fungsi hati,ketoasidosis diabetic,;penurunan Hb, hematokrit dan bilirubin,hamil,menyusui

EFEK SAMPING
Efek samping yang pernah dilaporkan, walaupun jarang terjadi, antara lain :;- Meningkatkan risiko infeksi saluran pernafasan atas dan sinusitis;- Sakit kepala;- Nyeri otot;- Gangguan pencernaan, antara lain mual dan Sakit perut;- Anemia ringan;- Retensi cairan di dalam tubuh, yang dapat Meningkatkan risiko gagal jantung;- Peningkatan berat badan, terutama jika diberikan bersama dengan OHO sulfonilurea atau insulin

INTERAKSI OBAT
Karena rosiglitazon terutama dimetabolisme oleh CYP2C8, maka semua senyawa yang merupakan inhibitor atau induktor CYP2C8 dapat berinteraksi farmakologis dengan rosiglitazon. Obat-obat yang merupakan inhibitor CYP2C8 antara lain trimetoprim,;gemfibrozil dan mmontelokast, sedangkan yang merupakan inductor CYP2C8 antara lain rifampin, senyawa-senyawa berbiturat dan karbamazepin;- Gemfibrozil: sedikit meningkatkan AUC rosiglitazon . Oleh sebab itu, jika rosiglitazon diberikan bersama gemfibrozil, sebaiknya dosis rosiglitazon diturunkan. ;- Rifampin: menurunkan AUC rosiglitazon sampai 66%. Sebaiknya tidak diberikan bersama-sama.;Glibenklamid: pemberian glibenklamid bersama rosiglitazon pada pasien Kaukasian dapat menurunkan AUC dan Cmax glibenklamid sampai sebesar 30%, sedangkan pada pasien Jepang justru sedikit meningkat. Namun hal ini tidak berlaku untuk OHO lainnya.;Pemberian rosiglitazon bersama dengan glimepirid, acarbose, ataupun metformin tidak saling berinteraksi satu sama lain;Sebagai informasi tambahan, dari beberapa hasil penelitian diketahui bahwa rosiglitazon tidak berinteraksi farmakologis yang bermakna secara klinis dengan nifedipin, kontraseptif oral (etinilestradiol dan noretindron), warfarin, dan digoksin.

PENGARUH HASIL LAB
Kadar glukosa darah puasa : 80120mg/dl Kadar hemoglobin A1c : <100mg/dl Gejala hipoglikemia

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko kehamilan FDA : C;Tidak disarankan untuk wanita hamil

PENGARUH MENYUSUI
Pada percobaan dengan hewan dapat dibuktikan bahwa pioglitazon dapat ditemukan dalam air susu induk tikus yang diberi pioglitazon per oral. Walaupun belum diketahui bagaimana efek klinisnya, namun pioglitazon tidak disarankan untuk ibu menyusui

BENTUK SEDIAAN
Tablet Setara dengan 2 mg, 4 mg dan 8 mg Basa

PERINGATAN
Seperti pioglitazon, rosiglitazon dapat menggagalkan efek kontraseptif oral yang Anda gunakan, dan menyebabkan ovulasi.;Rosiglitazon juga dapat menyebabkan retensi cairan apabila digunakan tunggal ataupun dalam kombinasi dengan OHO lain ataupun insulin. Retensi cairan dapat menyebabkan atau memperparah kondisi gagal jantung. ;Oleh sebab itu pasien yang mendapat terapi rosiglitazon harus diobservasi terhadap tanda-tanda dan gejala gagal jantung.

INFORMASI PASIEN
Jangan konsumsi obat lain tanpa seizin dokter atau apoteker. ;Obat ini hanya berperan sebagai pengendali diabetes, bukan penyembuh.;Obat ini hanya faktor pendukung dalam pengelolaan diabetes, faktor utamanya adalah pengendalian diet (pola makan) dan olah raga;Konsumsi obat sesuai dosis dan aturan pakai yang diberikan dokter;Monitor kadar glukosa darah sebagaimana yang dianjurkan oleh dokter;Jika Anda merasakan gejala-gejala hipoglikemia (pusing, lemas, gemetar, pandangan berkunang-kunang, pitam (pandangan menjadi gelap), keluar keringat dingin, detak jantung meningkat, segera hubungi dokter.;Jika Anda sudah pernah mengalami hipoglikemia, selalu bawa sekantung kecil gula jika Anda bepergian. Segera makan gula begitu Anda mendapat serangan hipoglikemia.;Laporkan pada dokter jika Anda berencana untuk hamil;Obat ini tidak boleh dikonsumsi semasa hamil atau menyusui, kecuali sudah diizinkan oleh dokter.

MEKANISME AKSI
Menurunkan kadar glukosa darah dengan jalan memperbaiki sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin, terutama melalui penghambatan terhadap PPAR gamma (peroxisome proliferator-activated receptor-gamma ), yang antara lain menyebabkan;peningkatan jumlah protein transporter glukosa, GLUT-4) sehingga meningkatkan uptake glukosa di sel-sel jaringan perifer.

{BOTTOM}