informasiobat.com

SEFTRIAKSON

NAMA GENERIK
Seftriakson

NAMA KIMIA
(Z)-7-[2-(2-Aminothiazol-4-yl)-2-methoxyiminoacetamido]-3-[(2,5-dihydro-6-hydroxy-2-methyl-5-oxo-1.2.4 triazin-3-yl)thiometyl]-3-cephem-4-carboxyclic acid.

STRUKTUR KIMIA
C18H16N8Na2O7S3.3.1/2H2O

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk kristal berwarna putih sampai kekuningan, agak higroskopis, larut baik dalam air, sangat sedikit larut dalam alkohol terdehidrasi,larut sebagian dalam metil alkohol.

SUB KELAS TERAPI
Anti Infeksi

NAMA DAGANG
Biotriax; Bioxon; Broadced; Brospec; Cefaxon; Cefriex; Ceftriaxone Hexpharm; Cefxon; Cephalox; Criax; Ecotrixon; Elpicef; Foricef; Intrix; Rocephin; Socef; Starxon; Tricefin; Trijec; Tyason

INDIKASI
1. Pengobatan infeksi saluran nafas bagian bawah;2. Otitis media bakteri akut;3. Infeksi kulit dan struktur kulit;4. Infeksi tulang dan sendi;5. Infeksi intra abdominal;6. Infeksi saluran urin;7. Penyakit inflamasi pelvic (PID);8. Gonorrhea;9. Bakterial septicemia dan meningitis

FARMAKOLOGI
a. Absorbsi : diabsobsi dengan baik setelah pemberian secara I. M.;b. Distribusi : distribusi secara luas di dalam tubuh termasuk kelenjar empedu, paru, tulang, empedu, CSF , plasenta, melalui amnion dan ASI.;c. Ikatan protein : 85-95%;d. Waktu paruh eliminasi : pada hepar dan fungsi ginjal yang normal : 5-9 jam. ;e. Kadar puncak serum : 1-2 jam setelah pemberian secara I. M. ;f. Ekskresi : di urin 33%-65% sebagai obat asal; feses.

STABILITAS PENYIMPANAN
Setelah dilarutkan : Stabil pada temperatur 25C selama 3 hari dan selama 21 hari pada temperatur 50. Jangan disimpan dalam lemari pendingin, hindari cahaya matahari langsung. ; Sebelum dilarutkan : Larutan sebelum dicampurkan : simpan -20C, jika telah dicairkan, larutan stabil selama 3 hari pada suhu kamar 25C atau selama 21 hari pada suhu 5C. Jangan disimpan beku.; Stabilitas dalam larutan infus : D5W atau NS 10-40 mg/mL : ;o Stabil selama 2 hari pada temperatur 25C. ;o Stabil selama 10 hari pada lemari pendingin pada temperatur 5C.; Stabilitas dalam larutan infus : D5W atau NS 100 mg/mL :;o Stabil selama 2 minggu pada temperatur 25C. ;o 10 hari pada refrigerator pada temperatur 5. Stabil selama 26 hari jika dibekukan pada -20C.Jika telah dicairkan, larutan stabil selama 2 hari pada suhu kamar 25C atau 10 hari jika disimpan pada suhu 5C.;100 mg/mL dalam Lidokain 1% :;o Stabil selama 24 jam pada temperatur 25C. ;o Stabil selama 10 hari pada lemari pendingin pada temperatur 5C. ;250-350 mg/mL dalam D5W atau NS, Lidokain 1%, atau SWFI :;o Stabil selama 24 hari pada temperatur 25C. ;o Stabil selama 10 hari pada lemari pendingin pada temperatur 5C.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap seftriakson, komponen lain dalam sediaan dan sefalosporin lainnya.; Neonatus Hyperbilirubinemia

EFEK SAMPING
1%-10% :; Kulit : Rash (2%); Saluran cerna : diare (3%); Hepar : peningkatan transaminase(3,1%-3,3%); Ginjal : peningkatan BUN (1%); Hematologi : eosinophillia (6%); thrombositosis (5%); leukopenia (2%); Lokal : Nyeri selama injeksi (I.V 1%); rasa hangat, tightnes selama injeksi (5%-17%) diikuti injeksi I.M.;1% :; Agranulositosis, alergi pneumonitis, anafilaksis, anemia, basifilia,bronkospasm, kandidiasis,kolitis, diaphoresis, pusing, flushing, gallstones, glycosuria, sakit kepala, hematuri,anemia hemolitikus,jaundice, leukositosis, mual, nefrolitiasis,;neutropenia, phlebitis, pruritus, pseudomembranous colitis, batu ginjal, pusing, serum sichness, thrombocitopenia, vaginitis, muntah, peningkatan alkali fosfat, bilirubin dan kreatinin.; Dilaporkan reaksi dengan sefalosporin lainnya termasuk angioderma, anemia aplastik, cholestasis, encephalopathy, erythema multiform, pendarahan, nefritis intertisial, neuromuscular excitability, pancytopenia, paresthesia, disfungsi ginjal,;sindroma`Steven-Johnson, superinfeksi,nefropati toksik.

INTERAKSI OBAT
Chephalosporin : menigkatkan efek antikoagulan dari derivat kumarin(Dikumarol dan Warfarin); Agen urikosurik: (Probenesid, Sulfinpirazon) dapat menurunkan ekskresi sefalosporin, monitor efek toksik.

PENGARUH HASIL LAB
Positif pada tes Coombs langsung, positif palsu pada tes glukosa urin menggunakan Cu Sulfat (larutan Benedict, larutan Fehling), positif palsu pada tes kreatinin urin atau serum menggunakan reaksi Jaffe

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : B

PENGARUH MENYUSUI
Seftriakason didistribusikan ke dalam air susu, penggunaan pada ibu menyusui harus disertai perhatian.

PARAMETER MONITORING
Observasi tanda dan gejala anafilaksis.

BENTUK SEDIAAN
Mengandung 83 mg (3,6 mEq) per 1 g Seftriakson;Infus (Dilarutkan Dalam Dextrose) 1 g (50 ml), 2 g (50 ml);Injeksi Serbuk Dilarutkan Dalam Aqua Proinjeksi 250 mg, 500 mg, 1 g, 2 g, 10 g

PERINGATAN
Penyesuaian dosis untuk pasien dengan penurunan fungsi ginjal.; Penggunaan dalam waktu lama mengakibatkan superinfeksi.; Pasien dengan riwayat alergi terhadap penisilin khususnya reaksi IgE (anafilaktik, urtikaria)

INFORMASI PASIEN
a. Bentuk sediaan yang diberikan;b. Cara pemakaian;c. Apa yang dilakukan jika pasien lupa minum obat;d. Interaksi yang mungkin terjadi;e. Cara penyimpanan

MEKANISME AKSI
Menghambat sintesis dinding sel bakteri dengan berikatan dengan satu atau lebih ikatan protein - penisilin (penicillin-binding proteins-PBPs) yang selanjutnya akan menghambat tahap transpeptidasi sintesis peptidoglikan dinding sel bakteri sehingga ;menghambat biosintesis dinding sel. Bakteri akan mengalami lisis karena aktivitas enzim autolitik (autolisin dan murein hidrolase) saat dinding sel bakteri terhambat.