informasiobat.com

SIANOKOBALAMIN

NAMA GENERIK
Sianokobalamin

NAMA KIMIA
5-6-dimethyl-benzimidazolyl cyanocobamide

GB STRUKTUR KIMIA
264

SIFAT FISIKOKIMIA
berwujud kristal merah atau serbuk kristal merah. Bentuk anhidrat bersifat sangat higroskopis, sedikit larut dalam air (1:80). Coenzym Vit. B12 sangat tidak stabil pada cahaya

KELAS TERAPI
Vitamin dan Mineral

NAMA DAGANG
Vit B12 100mcg

INDIKASI
anemia pernisiosa, defisiensi vit B12 karena diet atau malabsorbsi, kurang cukupnya ekskresi intrinsik, kurangnya penggunaan vit B12 (selama terapi kanker), peningkatan kebutuhan vit B12 selama kehamilan, thyrotoksikosis, pendarahan, malignansi, penyakit hati atau ginjal

DOSIS PEMBERIAN OBAT
kecukupan asupan : anak-anak 0-6bln : 0.4mcg/hari; 7-12bln: 0.5mcg/hari. Rekomendasi asupan : anak-anak 1-3th: 0.9mcg/hari; 4-8th; 1.2mcg/hari; 9-13th: 1.8mcg/hari; anak>14th-dewasa: 2.4mcg/hari. Wanita HAMIL: 2.6mcg/hari, Menyusui: 2.8mcg/hari. Defisiensi vit B12(im, sc dalam): anak 0.2mcg/kg selama 2hari, dilanjutkan 1000mcg/hari selama2-7hari, dilanjutkan 100mcg/minggu selama 1bulan, Dewasa: 250mcg/hari. Malabsorbsi anak karena defisiensi vit B12 : pemeliharaan dgn dosis 100mcg/bln atau 100mcg/hari selama 10-15hari, kemudian 1-2kali per minggu selama beberapa bulan. Dewasa: awal 30mcg/hari selam 5-10hari, pemeliharaan 100-200mch/bln. ;Anemia pernisiosa : (im, sc dalam). Anak 30-50mcg/hari selama 2mgg atau lebih (dosis total: 1000-5000 mcg), kemudian 100mcg/hari untuk pemeliharaan. Dewasa: 100mcg/hari 6-7hari. Bila kondisi baik berikan dosis yang sama tiap 2 hari sekali sebanyak 7 dosis, selanjutnya setiap 3-4 hari selama 2-3mgg. Bila hematologi norma, dosis pemeliharaan 100mcg/bln. Catatan : dosis 1000 mcg/hari selama 5 hari (dilanjutkan dengan 500-1000 mcg/bulan) pernah digunakan.

FARMAKOLOGI
Vitamin B12 Digunakan untuk pengobatan atau pencegahan terhadap defisiensi Vit B12 Farmakokinetika : Rata-rata konsumsi sianokobalamin di USA 5-30mcg sehari, 1-5 mcg nya biasanya diabsopsi. Vitamin ini biasanya disimpan terutama di hati, dengan rata-rata orang dewasa dengan nilai total sianokobalamin yang tersimpan dari 3000 - 5000 mcg, hanya sedikit sianokobalamin yang secara normal melalui urin dan tinja. karena kebutuhan vit B12 perharinya hanya kira-kira 2 mcg, membutuhkan waktu kurang lebih 5 tahun untuk semua persediaan vit B12, habis dan mengakibatkan anemia megaloblastik sehingga menyebabkan absorpsi vit B12 dihentikan. ;Sekali diabsorpsi, vit B12 dihantarkan ke berbagai sel dalam ikatan tubuh lalu ke plasma glikoprotein, transcobalamin II. Kelebihan vit B12 dihantarkan ke hati untuk di simpan.

STABILITAS PENYIMPANAN
Sianokobalamin sangat higroskopis, harus terlindung dari cahaya. Kelarutan dalam air 0,9%. Dapat dikeringkan di autoclav dengan waktu yang pendek (15-20') pada suhu 1210C. Untuk injeksi disimpan pada suhu 250C. Untuk nasal spray : 15-300C. Jangan sampai membeku.

KONTRA INDIKASI
Pasien yang sensitif pada sianokobalamin/vitamin/cobalt. Tidak boleh digunakan pada pasien "Early Leber's disease" (hereditary optic nerve atrophy)

EFEK SAMPING
Sianokobalamin biasanya tidak toksik meski dalam dosis besar. Diare sementara, trombosis perifer, vaskuler, gatal, urtikaria, persaan bengkak di seluruh tubuh, anafilaksis, dan kematian pernah dilaporkan pada pasien yang menerima sianokobalamin secara parenteral. Beberapa pasien menunjukkan reaksi yang positif pada tes kulit dengan sianokobalamin yang telah dimurnikan/hidroksokobalamin. Udema pulmonari dan kegagalan hati pernah dilaporkan terjadi pada pasien yang menjalani terapi sianokobalamin.

INTERAKSI MAKANAN
Tidak ada data

INTERAKSI OBAT
-Absorpsi sianokobalamin di saluran akan menurun karena antibiotik aminoglikosida, kolkhisin, sediaan K+ lepas lambat, asam aminosalisilat dan garmanya, antikonvulsan (fenitoin, fenobarbital, primidon). - Asam askorbat dapat mempengaruhi asupan sianokobalamin pada studi in vitro. - Prednison dapat meningkatkan absorpsi sianokobalamin dan sekresi IF pada beberapa pasien pernicious anemia, tetapi tidak pada pasien gastrectomy partial/total. Penelitian klinik untuk hal ini belum diketahui. ;Penggunaan bersamaan sianokobalamin dan kloramfenikol dilaporkan dapat mengantagonis respon terhadap sianokobalamin pada pasien defisiensi sianokobalamin. Respon hematologi pada pasien yang menggunakan obat ini harus di monitor dan penggunaan anti infeksi lain harus dipertimbangkan.5

PENGARUH ANAK
Setiap ml sediaan sianokobalamin injeksi mengandung 15 mg benzil alkohol (sebagai pengawet). Meskipun hubungan kausal belum diketahui, Pemberian sediaan yang mengandung bensil alkohol menyebabkan toksisitas pada neonatal.

PENGARUH HASIL LAB
Tidak ada data.

PENGARUH KEHAMILAN
Belum ada penelitian pada ibu hamil.

PENGARUH MENYUSUI
Sianokobalamin didistribusikan ke dalam air susu.

PARAMETER MONITORING
Konsentrasi serum potasium harus di monitor selama terapi sianokobalamin.

BENTUK SEDIAAN
Oral : tablet; Parenteral : Injeksi Nasal : spray

PERINGATAN
Sediaan sianokobalamin injeksi mungkin mengandung Alumunium yang bersifat toksik. Alumunium mencapai level toksik pada pemakaian parenteral untuk jangka waktu lama pada pasien dengan gangguan gagal ginjal. Bayi prematur mempunyai resiko tinggi ini karena fungsi ginjalnya belum sempurna. Penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan gangguan ginjal atau neonatus yang menerima sediaan parenteral alumunium > 4 - 5 g/kg/hari akan mengakumulasi alumunium yang mempengaruhi sistem saraf pusat dan toksisitas tulang.

KASUS TEMUAN
Tidak ada data

INFORMASI PASIEN
Tidak ada data

MEKANISME AKSI
Tidak ada data

MONITORING
Tidak ada data

DAFTAR PUSTAKA
1. DIH, 17th ed, p386-7; MIMS 112, 2009; 2.www.ahfsdruginformation.com, no longer print section (diunduh 20 Agustus 2009)