informasiobat.com

SIMETIDIN

NAMA GENERIK
Simetidin

NAMA KIMIA
2-Cyano-l-methyl-3-[2-(5-methylimidazol-4-ylmethylthio)ethyl] guanide.

STRUKTUR KIMIA
C10H16N6S

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk kristal warna putih sampai hampir putih, tidak berbau atau sedikit berbau merkaptan; ;larut dalam alkohol dan makrogol 400; tidak larut dalam eter; larut sebagian dalam isopropil alkohol; larut sempurna dalam metanol

SUB KELAS TERAPI
Obat Untuk Saluran Cerna

FARMAKOLOGI
Absorpsi : Simetidine diabsorpsi secara cepat setelah pemakaian per oral. Bioavailabilitas oral 60-70% setelah mengalami metabolisme lintas pertama di hati.2,7 Waktu untuk mencapai konsentrasi puncak pada pemberian oral yaitu 45 - 90 menit.1;Metabolisme (1) : metabolit utama yaitu sulfoxide.;Distribusi (2,7) : Simetidine terikat dengan protein plasma 15-20%, volume distribusi 1 L/kg.;Eliminasi (2) : waktu paruh Simetidine 2 jam pada pasien dengan fungsi ginjal normal. Setelah pemberian IV, 80-90% Cimetidine diekskresi melalui urin dalam waktu 24 jam. 50-73% diekskresi dalam bentuk tidak berubah. 10% diekskresi melalui feses.

STABILITAS PENYIMPANAN
Simetidine tablet, Simetidine HCl larutan oral dan injeksi disimpan pada suhu 15-30C, dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya. Sediaan injeksi cimetidine tidak boleh disimpan dalam freezer karena dapat mengendap;Simetidine HCl secara fisik dapat tercampurkan dengan sebagian besar cairan infus IV (NaCl 0,9%, Dextrose 5% atau 10%, Ringer lactate, Sodium Bicarbonate 5%).;Sediaan Simetidine HCl injeksi dalam NaCl 0,9% stabil selama 24 bulan setelah tanggal produksi. Wadah yang digunakan terbuat dari PVC.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap Simetidine atau komponen lain dalam produk

EFEK SAMPING
Kemerahan, diare, pusing, sakit kepala, gynaecomastia

INTERAKSI OBAT
Penggunaan bersama antacid tidak direkomendasikan, karena antacid dapat mengganggu absorpsi Simetidine.;Simetidine menghambat / memperlambat metabolisme oxidative hepatic drug melalui ikatan dengan microsomal cytochrome P450; sehingga sebaiknya dihindari pada pasien yang telah rutin menggunakan warfarin, fenitoin, dan teofilin.;Simetidine mengurangi absorpsi Ketoconazole, Itraconazole, dimana absorpsinya tergantung pada pH asam lambung

PENGARUH ANAK
Pihak produsen menyatakan bahwa sehubungan dengan terbatasnya pengalaman klinis pada anak-anak, maka Simetidine tidak direkomendasikan untuk digunakan pada anak dibawah usia 12 tahun,;kecuali atas petunjuk dokter dan pertimbangan manfaat terhadap risiko

PENGARUH HASIL LAB
Meningkatkan serum creatinine dan serum glucose.

PENGARUH KEHAMILAN
Kategori B.;Simetidine melewati plasenta dengan cara difusi sederhana.;Tidak ada peningkatan risiko kejadian malformasi kongenital setelah pemakaian Simetidine.;Kelompok reviewer merekomendasikan Simetidine untuk tidak digunakan selama kehamilan karena adanya risiko feminisasi, seperti yang dijumpai pada beberapa hewan dan orang tidak hamil.;Pihak produsen menganjurkan sebaiknya penggunaan Simetidine pada ibu hamil dihindari kecuali memang sangat diperlukan.

PENGARUH MENYUSUI
Simetidine disekresi lewat ASI.Efek secara klinis pada bayi yang mendapatkan Simetidine dari ASI belum diketahui. The American Academy of Pediatric menyatakan aman untuk digunakan pada ibu menyusui.;Pihak produsen menganjurkan sebaiknya dihindari penggunaannya.

PARAMETER MONITORING
Berkurangnya rasa tidak nyaman pada bagian perut/abdomen atau gastroesofageal, perbaikan hasil endoskopik, CBC (Complete Blood Count).

BENTUK SEDIAAN
Tablet/Kaplet 200 mg dan 400 mg, Kapsul 200 mg, Ampul 100 mg/ml, Ampul 200 mg/2 ml

PERINGATAN
Pasien diabetes, immunocompromised , penyakit paru kronis berisiko terhadap berkembangnya community-acquired pneumonia.;Pasien lansia (> 50 tahun) dan penderita liver atau ginjal merupakan faktor risiko untuk berkembangnya kondisi bingung (confusional) yang berulang / reversibel.;Neonatus yang lahir dengan bobot sangat ringan (401-1500 g) meningkatkan risiko terjadinya necrotizing enterocolitis.;Pemberian IV bolus (garam HCl) yang cepat dapat berisiko terhadap terjadinya aritmia dan hipotensi

INFORMASI PASIEN
Jika diperlukan satu kali minum, maka cimetidine diminum malam hari. Jika diperlukan dua kali dalam sehari, dosis pertama diminum pagi hari dan berikutnya malam hari. Cimetidine bisa diminum bersama dengan makanan

MEKANISME AKSI
Pengeblok reseptor H2 yang bekerja menyembuhkan tukak peptik dan duodenal dengan cara pengeblokan reseptor H2 sehingga mengurangi sekresi asam lambung dan pepsin.

{BOTTOM}