informasiobat.com

TERAZOSIN

NAMA GENERIK
Terazosin

NAMA KIMIA
Sinonim : Terazosin Hydrochloride; (RS)-Piperazine, 1-(4-amino-6,7-dimethoxy-2-quinazolinyl)-4-[(tetra-hydro-2-furanyl)carbonyl]-, monohydrochloride, dehydrate

KETERANGAN
Terazosin hidroklorida merupakan senyawa penghambat adrenoreseptor selektif alfa-1, merupakan turunan quinazoline

SIFAT FISIKOKIMIA
Terazosin hidroklorida adalah senyawa kristal putih, sangat larut dalam air dan garam isotonik

SUB KELAS TERAPI
Obat Kardiovaskuler

NAMA DAGANG
Hytrin

INDIKASI
Hipertensi ringan sampai sedang, hiperplasia prostatik jinak. Hiperplasia prostatik jinak diterapi dengan pembedahan atau menggunakan alfa-blocker atau dengan anti-androgen finasteride.

FARMAKOLOGI
Onset of action (waktu onset) : 1-2 jam;Absorpsi : cepat ;Protein binding (ikatan obat protein) : 90% hingga 95%;Metabolisme : sebagian besar di hepar ;T eliminasi: 9,2-12 jam;Waktu untuk mencapai kadar puncak, serum: ~ 1 jam ;Ekskresi : feses (60%); urin (40%)

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan kapsul pada suhu antara 20-25C. Lindungi dari cahaya dan kelembaban

KONTRA INDIKASI
Alpha-blocker harus dihindari pada pasien dengan riwayat hipotensi postural dan micturition syncope

EFEK SAMPING
Mengantuk, pusing,tidak bertenaga, edema perifer, sering urinasi,priapism, peningkatan berat badan, paraesthesia, dyspnoea (gangguan pernafasan), trombositopenia, kegelisahan, penurunan libido, nyeri punggung dan nyeri ekstrimitas.

INTERAKSI MAKANAN
Hindari dong quai jika digunakan dalam pengobatan hipertensi (mempunyai aktivitas estrogenik). Hindari ephedra, yohimbe, ginseng (dapat memperburuk hipertensi). Hindari bawang putih (dapat meningkatkan efek antihipertensi)

INTERAKSI OBAT
Meningkatkan efek/toksisitas : Efek hipotensi terazosin ditingkatkan oleh beta-blocker, diuretik, inhibitor ACE, calcium channel blocker, obat antihipertensi yang lain, sidenafil (digunakan dengan sangat hati-hati pada dosis < 25 mg),;tadalafil (penggunaannya dikontraindikasikan oleh produsen obat), dan vardenafil (penggunaannya dikontraindikasikan oleh produsen obat).;Menurunkan efek: respon antihipertensi diturunkan dengan NSAIDs. Alpha-blocker menurunkan respon pada pressor agent (norepinephrine)

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : C.;Tidak ditemukan teratogenisitas; produsen menyarankan penggunaan obat hanya bila potensial keuntungannya lebih besar daripada resikonya.

PENGARUH MENYUSUI
Distribusi terzosin dalam air susu tidak diketahui.

PARAMETER MONITORING
Tekanan darah, gejala uriner

BENTUK SEDIAAN
Tablet

PERINGATAN
Dosis pertama dapat menyebabkan kolaps karena hipotensi (dalam 30 90 menit, sehingga harus diminum sebelum tidur) (dapat juga terjadi pada peningkatan dosis yang cepat); penggunaan pada wanita hamil

INFORMASI PASIEN
Jumlah dan frekuensi penggunaan obat tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi pasien, umur dan berat badan. Bila anda mempunyai pertanyaan yang berkaitan dengan jumlah dan/frekuensi pemakaian obat tanyakan pada apoteker atau dokter. ;Digunakan tidak bersama makanan, pada waktu yang sama setiap hari. Pada awal penggunaan obat, gunakan obat pada saat akan tidur.;Jika penggunaan obat berhenti selama beberapa hari atau lebih, mulai kembali penggunaan obat dengan menggunakan dosis seperti pada awal pengobatan;Obat ini dapat menyebabkan mengantuk dan pusing. Hati-hati pada saat mengemudi atau mengerjakan pekerjaan lain yang membutuhkan kewaspadaan mental, koordinasi dan ketangkasan fisik.;Walaupun jarang terjadi, pria dapat mengalami rasa nyeri pada saat penis ereksi selama beberapa jam dan tidak hilang bila melakukan hubungan seksual atau masturbasi.;Jika ini terjadi, pasien harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk menghindari kemungkinan terjadinya impotensi yang permanen.;Pemeriksaan tes laboratorium secara teratur diperlukan untuk memonitor terapi, pastikan hal ini selalu dilakukan. Jangan menghentikan pemakaian obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Jangan menggunakan obat melebihi jumlah yang telah diresepkan,;kecuali atas anjuran dokter.Kondisi medis awal pasien harus diceritakan pada petugas kesehatan sebelum menggunakan obat ini.;Jangan menggunakan OTC atau obat resep yang lain tanpa memberitahu dokter yang merawat.;Jika pasien lupa minum obat, segera mungkin minum obat setelah ingat. Jika terlewat beberapa jam dan telah mendekati waktu minum obat berikutnya jangan minum obat dengan dosis ganda, kecuali atas saran dari dokter atau apoteker.;Jika lebih dari satu kali dosis terlewat, mintalah nasehat dokter atau apoteker. Obat ini hanya digunakan oleh pasien yang mendapat resep. Jangan diberikan pada orang lain.

MEKANISME AKSI
Senyawa ini secara khusus memblok alpha1 dengan efek minimal pada alpha2; hal ini mengakibatkan penghambatan postsynaptic peripher, dengan akibat menurunkan arterial tone. ;Terazosin merelaksasi otot halus pada leher kandung urin (bladder neck), sehingga menurunkan obstruksi kandung urin.

MONITORING
Tekanan darah pada saat berdiri, dan duduk/berbaring, terutama pada saat mulai terapi 2 4 jam setelah pemberian kemudian beberapa titik untuk memastikan kontrol tekanan darah yang cukup selama interval dosis; gejala uriner