informasiobat.com

VAKSIN JERAP DIFTERI TETANUS

NAMA GENERIK
Vaksin Jerap Difteri Tetanus

SIFAT FISIKOKIMIA
Sediaan suspensi campuran adsorbed diphteria toxoid dan adsorbed tetanus toxoid yang telah dimurnikan, ;teradsorbsi ke dalam pembawa mineral (3 mg/mL hydrated aluminium phosphate / aluminium hydroxide) yang isotonis dengan darah. ;Thimerosal 0,1 mg/mL digunakan sebagai pengawet. Sifat antigen secara berlawanan dipengaruhi oleh pengawet antimikroba terutama tipe fenol. ;Potensi komponen vaksin per dosis tidak kurang dari 30 IU (International Unit) untuk potensi toksoid Difteri dan tidak kurang dari 40 IU untuk potensi toksoid Tetanus

SUB KELAS TERAPI
Obat yang Mempengaruhi Sistem Imun

STABILITAS PENYIMPANAN
Disimpan dan ditransportasikan pada suhu 2-8C, tidak boleh dibekukan dan terlindung dari cahaya. Daluwarsa 2 tahun.

KONTRA INDIKASI
* Dosis kedua atau selanjutnya jangan diberikan pada anak yang menderita gejala-gejala berat setelah pemberian dosis sebelumnya.;* Seseorang yang terinfeksi HIV baik tanpa gejala maupun dengan gejala, imunisasi DT harus berdasarkan jadwal standar tertentu.

EFEK SAMPING
Gejala-gejala seperti lemas dan kemerahan pada lokasi suntikan yang bersifat sementara, kadang-kadang gejala demam.

INTERAKSI OBAT
Vaksin DT dapat diberikan secara bersamaan dengan vaksin BCG, Campak, Rubella, Mumps, Polio (OPV dan IPV), Hepatitis B, Hib dan Yellow Fever. Obat-obat imunosupresan (antineoplastics atau therapeutic doses of cortic;Obat-obat imunosupresan (antineoplastics atau therapeutic doses of corticosteroids) menurunkan respon vaksin dan disarankan untuk menunda imunisasi

PENGARUH ANAK
Keamanan dan efikasi pada anak-anak belum dilakukan.

PENGARUH KEHAMILAN
Meskipun belum ada bukti bahwa vaksin pada kehamilan menyebabkan teratogenik, sebaiknya vaksin diberikan pada trimester kedua untuk meminimalkan risiko pada fetus

PENGARUH MENYUSUI
Tidak diketahui apakah vaksin didistribusikan ke dalam ASI. Produsen menyatakan bahwa vaksin harus digunakan dengan perhatian pada ibu menyusui.

BENTUK SEDIAAN
Vial 10 dosis.

PERINGATAN
Pasien imunodefisiensi.

MEKANISME AKSI
Menstimulasi imunitas terhadap difteri dan tetanus dengan menginduksi produksi antibodi antitoksin spesifik.

MONITORING
Sebelum digunakan, lakukan pemeriksaan terhadap adanya partikel dan perubahan warna.

{BOTTOM}