informasiobat.com

VERAPAMIL

NAMA GENERIK
Verapamil

NAMA KIMIA
5-[N(3.3-Dimethoxyphenethyl)-N-methylamino]-2-(3.4-dimethoxyphenyl)-2-isopropylvaleronitrile hidrocloride.

STRUKTUR KIMIA
C27H38N2O4

KETERANGAN
5% larutan verapamil dalam air mempunyai pH 4.5-6.0

SIFAT FISIKOKIMIA
Serbuk kristal berwarna putih, Larut dalam air, larut sebagian dalam alkohol, larut baik dalam metil alkohol.

SUB KELAS TERAPI
Obat Kardiovaskuler

NAMA DAGANG
Cardiover; Corpamil; Isoptin SR; Vemil

INDIKASI
Aritmia supraventrikel, angina, hipertensi

FARMAKOLOGI
Oral : efek puncak :1-2 jam ; durasi 6-8 jam. IV : efek puncak : 1-5 menit ; durasi 10-20 menit.;Ikatan protein : 90%, Metabolisme : di hati ; extensive first pass effect, Bioavaibilitas : oral : 20-35%,;Waktu paruh bayi : 4,4-6,9 jam, dewasa : dosis tunggal 2-8 jam meningkat sampai 12 jam dengan dosis ganda; waktu paruh meningkat pada pasien sirosis hepatis. ;Eliminasi : 70% diekskresi melalui urin (3-4% dalam bentuk obat tidak berubah) dan 16% melalui feses.

STABILITAS PENYIMPANAN
Injeksi disimpan dalam suhu kamar ; terlindung dari panas dan pembekuan ; hanya gunakan larutan yang jernih, larutan kompatibel pada pH 3-6 tetapi dapat mengendap pada pH>= 6.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap verapamil atau komponen lain dalam sediaan. disfungsi ventrikular kiri parah, hipotensi (tekanan sistolik < 90 mmHg) atau syok kardiogenik; sindroma sinus sakit, AV blok derajat II dan III, SA block, riwayat gagal jantung atau;gangguan fungsi ventrikel kiri, fibrilasi atau flutter atrium.

INTERAKSI MAKANAN
Jus anggur akan meningkatkan konsentrasi serum verapamil,hindari penggunaan bersamaan.Hindari efedra, yohimbe, ginseng (dapat memperparah aritmia atau hipertensi). Hindari bawang putih (dapat meningkatkan efek antihipertensi)

INTERAKSI OBAT
Peningkatan toksisitas: verapamil dengan amiodaron dapat meningkatkan kardiotoksisitas, dengan aspirin dapat meningkatkan waktu pendarahan, dengan simetidin dapat meningkatkan bioavaibilitas verapamil, dengan beta bloker dapat menyebabkan;peningkatan efek depresi pada konduksi AV di jantung, dengan karbamazepin dapat meningkatkan level karbamazepin, dengan siklosporin dapat meningkatkan level siklosporin, dengan digoksin dapat meningkatkan level digoksin,;dengan doksorubisin dapat meningkatkan level doksorubisin, dengan teofilin dapat menyebabkan peningkatan aksi farmakologi teofilin sampai penurunan klirens teofilin, dengan vekuronium dapat meningkatkan level vekuronium,;dengan dantrolen dapat menghasilkan hiperkalemia dan depresi miokardial

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko : C

PENGARUH MENYUSUI
Verapamil didistribusi ke dalam air susu dalam jumlah kecil, tidak direkomendasikan

PARAMETER MONITORING
Monitor tekanan darah dalam waktu yang berdekatan/sering

BENTUK SEDIAAN
Kapsul (Sustained Release) 120 mg, 180 mg, 240 mg, 360 mg;Injeksi 2,5 mg/ml (2 ml, 4,ml);Tablet 40 mg, 80 mg, 120 mg. Tablet (Sustained Release) 180 mg, 240 mg

PERINGATAN
Hati-hati pada sick-sinus syndrom, disfungsi berat ventrikuler kiri, gangguan hati atau ginjal, hipertrofik kardiomiopati (terutama obstruksi), penghentian obat tiba-tiba dapat meningkatkan durasi dan frekuensi nyeri dada ; hindari penggunaan IV;pada neonatus dan janin muda karena dapat menyebabkan apnea berat, bradikardi atau reaksi hipotensi ; pada orang tua dapat menyebabkan konstipasi dan hipotensi. Monitor EKG dan tekanan darah secara cermat pada pasien yang mendapatkan terapi IV,;terutama pada pasien dengan takikardia supraventrikula

INFORMASI PASIEN
Sebelum menggunakan obat;;Kondisi yang mempengaruhi penggunaan, khususnya sensitifitas terhadap calcium channel blockers, Kehamilan (dosis tinggi pada hewan menyebabkan cacat lahir, kehamilan diperpanjang, perkembangan tulang terganggu dan kematian janin.;Penggunaan pada pasien lanjut usia (pasien lebih sensitif terhadap efek). Obat lain, khususnya beta-blockers, carbamazepine, inhibitor karbonik anhidrase, cyclosporine, glikosida digitalis, disopyramide, procainamide maupun quinidine. ;Masalah kesehatan lain; khususnya gangguan kardiovaskular. ;Kesesuaian penggunaan obat; ;Kepatuhan terhadap terapi (penting untuk tidak menggunakan obat melebihi jumlah yang diresepkan).;Kesesuaian dosis, bila lupa minum obat maka diminum sesegera mungkin, jangan diminum bila telah mendekati pemberian dosis selanjutnya, jangan menggandakan dosis. Kesesuaian penyimpanan obat.;Untuk kapsul diltiazem extended-release ditelan secara utuh tanpa merusak maupun mengunyahnya. Hati-hati bila berganti merek, satu jenis untuk dosis sekali sehari, 1 jenis untuk 2 kali sehari. Untuk kapsul nifedipine atau verapamil extended-release, ;kapsul ditelan secara utuh tanpa merusak maupun mengunyahnya. Untuk nifedipine regular, tablet nifedipine atau felodipine extended-release, ditelan secara utuh tanpa merusak, memecah maupun mengunyahnya. ;Untuk Procardia XL, pasien mungkin menemukan kulit kosong di kakus setelah obat diabsorbsi. Untuk tablet verapamil extended-release, ditelan secara utuh tanpa merusak maupun mengunyahnya, dapat dibagi menjadi 2 bila diinstruksikan oleh dokter,;gunakan bersama makanan atau susu. Untuk penggunaan sebagai antihipertensi, penting untuk diet, kemungkinan perlu untuk membatasi natrium dan atau pengurangan berat badan. Pasien mungkin tidak mengetahui/mengalami gejala dari hipertensi,;penting untuk tetap menggunakan obat walaupun sudah merasa sehat. >>Tidak menyembuhkan, tetapi membantu mengontrol hipertensi. Mungkin memerlukan terapi seumur hidup. Konsekuensi serius dari hipertensi yang tidak dirawat.;Perhatian selama menggunakan obat ini; ;Kunjungan berkala ke dokter untuk mengetahui perkembangan selama terapi. Pemeriksaan pada dokter sebelum menghentikan pengobatan. Pengurangan dosis secara bertahap mungkin diperlukan.;Mendiskusikan batasan olahraga atau latihan fisik pada dokter. Pengurangan kambuhnya nyeri dada dapat membuat pasien lupa dan menjadi aktif berlebihan/overactive. Kemungkinan sakit kepala, periksa ke dokter bila terus berlangsung;dan terasa mengganggu. Menjaga higiene gigi dengan baik, dan mengunjungi dokter gigi secara teratur,membersihkan gigi untuk mencegah pelunakan, perdarahan dan pelebaran gusi. Untuk penggunaan sebagai antihipertensi: ;tidak menggunakan obat lain khususnya simpatomimetik tanpa resep kecuali atas ijin dokter.Untuk pasien yg menggunakan bepridil, diltiazem atau verapamil, Pemeriksaan denyut nadi seperti yg diarahkan,periksa ke dokter bila kurang dari 50 denyut per menit.

MEKANISME AKSI
Menghambat masuknya ion kalsium ke dalam ”slow channel” atau daerah sensitif tegangan pada pembuluh darah otot polos dan miokardium pada saat depolarisasi;;menghasilkan relaksasi otot polos pembuluh darah koroner dan vasodilatasi koroner ; meningkatkan oksigenasi miokardial pada pasien dengan angina vasospastik ; memperlambat otomatisitas dan konduksi nodus AV.

MONITORING
Determinasi tekanan darah, pembacaan EKG dan determinasi kecepatan denyut jantung (terutama disarankan selama titrasi dosis atau saat dosis ditingkatkan dari tingkat dosis pemeliharaan yang stabil, juga dianjurkan saat obat lain ditambahkan dimana obat;tersebut mempengaruhi konduksi jantung atau tekanan darah, juga dianjurkan selama pemberian verapamil intravena. Dianjurkan untuk melakukan determinasi tekanan darah secara berkala pada pasien yang sedang dirawat karena hipertensi. ;Pasien tertentu mungkin dapat dilatih untuk mengukur tekanan darah sendiri di rumah dan melaporkan hasilnya secara teratur pada dokter).Determinasi fungsi hepatik,determinasi fungsi ginjal ( mungkin diperlukan secara berkala selama terapi jangka panjang)