informasiobat.com

VITAMIN E (TOKOFEROL).2,4 D-ALPHA TOCOPHEROL.2,4

NAMA GENERIK
Vitamin E (Tokoferol).2,4 d-Alpha Tocopherol.2,4

NAMA KIMIA
d-Alpha Tocopherol: (+)-2,5,7,8-Tetramethyl-2-(4,8,12-trimethyltridecyl)chroman-6-ol. C29H50O2 dengan berat molekul 430,7.4

STRUKTUR KIMIA
C29H50O2

GB STRUKTUR KIMIA
239

KETERANGAN
1 IU (International Unit) = aktivitas terkandung dalam 1mg dl-alpha-tocoferil acetate. 1mg d-alpha tocopherol setara dengan 1,49unit; 1mg dl-alpha tocopherol setara dengan 1,1unit; 1mg d-alpha tocoferil acetate setara dengan 1,36unit; 1mg dl-alpha tocoferil acid succinate setara dengan 1,21unit; 1mg dl-alpha tocoferil acid succinate setara dengan 0,89unit.4

SIFAT FISIKOKIMIA
d-Alpha Tocopherol (Ph. Eur. 5.5): cairan kental berminyak jernih, tidak berwarna, atau berwarna coklat kekuningan. Mudah larut dalam alkohol terhidrasi, aseton, diklorometana, dan minyak lemak; praktis tidak larut dalam air. Simpan dalam wadah tertutup rapat, terisi gas inert, dan terlindung dari cahaya.4 Vitamin E (USP 29): minyak kental, berwarna kuning, atau kuning kehijauan, praktis tidak berbau. Tidak stabil terhadap udara dan cahaya, terutama pada media basa. Dapat bercampur dengan aseton, kloroform, eter, minyak nabati; larut dalam alkohol; tidak larut dalam air. Simpan dalam wadah tertutup rapat, terisi gas inert, dan terlindung dari cahaya.4

KELAS TERAPI
Vitamin dan Mineral

NAMA DAGANG
Bio-E 200, Dalfarol, Edoti, Erpha Vit E, Evion, Evipon, Enova, Enico, Evipon, Evigra, Evigra Forte, Evimec, Evirol, Evirol-F, Evitan, Lanturol, Lanturol-200, Lanturol-400, Natopherol, Natur E, Naturol, Original E, Prima-E, Prodixan, Santa-E, Tokovin, Tocopherine, Vinpo-E, Vitaferol, Veroic 200, Vitako. 7,8

INDIKASI
Suplemen makanan untuk mencegah defisiensi vitamin E.2,6

DOSIS PEMBERIAN OBAT
Dosis vitamin E dinyatakan sebagai kesetaraan dengan alfa tokoferol (ATE=alpha tocopherol equivalents), yang merujuk pada kandungan stereoisomer (R) yang aktif secara biologis.2 Kebutuhan harian vitamin E belum didefinisikan dengan jelas, mungkin sekitar 3-12mg d-alpha tocopherol atau senyawa vitamin E lainnya yang ekivalen (setara); atau sekitar 3-15mg per hari.1,4 ≤ 6 bulan : 4 mg, 7-12 bulan : 6 mg;Oral: dosis harian yang diizinkan/recommended daily allowances (RDA): bayi (asupan yang cukup, RDA tidak ditetapkan): ≤6 bulan: 4mg, 7-12 bulan: 6mg. Anak: 1-3 tahun: 6mg; batas atas asupan tidak boleh >200mg/hari. Anak 4-8 tahun: 7mg; batas atas asupan tidak boleh >300mg/hari. Anak 9-13 tahun: 11mg; batas atas asupan tidak boleh >600mg/hari. Anak 14-18 tahun: 15mg; batas atas asupan tidak boleh >800mg/hari.2 Dewasa : 15 mg, Wanita hamil : ≤ 18 tahun : 15 mg : batas atas asupan tidak boleh >800mg/hari, 19-50 tahun : 15 mg : batas atas asupan tidak boleh > 1000mg/hari. Ibu menyusui : ≤ 18 tahun : 19 mg : batas atas asupan tidak boleh > 800 mg/hari, 19-50 tahun : 19 mg : batas atas asupan tidak boleh lebih > 1000 mg/hari. Defisiensi vitamin E : anak-anak ( dengan sindrom malabsorbsi) : 1 unit/kg/hari, Dewasa : 60-75 unit/hari. Anak : - Eyistic fibrosis : 100 - 400 unit/hari, Beta - thalasemia : 250 unit/hari. Dewasa : Sickle cell : 450 unit/hari

FARMAKOLOGI
Absorpsi oral: 20-80%, bergantung pada ada tidaknya empedu. Absorpsi berkurang pada kondisi malabsorpsi, bayi dengan berat badan lahir rendah, pada peningkatan dosis.2,4 Sediaan yang dapat bercampur air (water miscible) diabsorpsi lebih baik daripada sediaan berbasis minyak.2;Distribusi: ke seluruh jaringan tubuh, terutama ke tempat penyimpanannya, yaitu jaringan adipose.2 Vitamin E juga terdistribusi pada cairan serebrospinal, mata (terutama di retina), lipoprotein, dan plasenta (sedikit).6

STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan dalam wadah aslinya, pada suhu kamar, hindarkan dari panas, paparan langsung cahaya, dan kelembaban. Sediaan berbentuk cair jangan dibekukan.6

KONTRA INDIKASI
Hipersensitivitas terhadap vitamin E atau komponen lain dalam formulanya.2 Penggunaan secara intravena pada bayi.6

EFEK SAMPING
Efek pada sistem saraf pusat: lelah, lemah, sakit kepala, pandangan kabur, rasa malas, lelah.2,4; Efek pada kulit: eritema, pruritus, eksim, dan dermatitis (eritema multiforme, mengelupas karena bahan kimia, dermabrasion) pada penggunaan preparat topikal.2,4,6

INTERAKSI MAKANAN
Efektivitas vitamin E ditingkatkan oleh lemak.6

INTERAKSI OBAT
Vitamin E dapat mempengaruhi aktivitas vitamin K dalam memproduksi faktor-faktor pembekuan darah sehingga dapat meningkatkan respon hipoprothrombinemik terhadap warfarin, dan meningkatkan kebutuhan diet vitamin K.2,4,5 Dapat meningkatkan risiko perdarahan jika diberikan bersama dengan dicumarol, warfarin. Kolestipol, orlistat dapat menurunkan efektivitas vitamin E (menurunkan absorpsi vitamin E).6 ;Vitamin E dapat mengganggu respon hematologik terhadap besi pada anak-anak yang mengalami anemia defisiensi besi.2,5

PENGARUH ANAK
Pada bayi dengan berat badan <1,5kg: kejadian necrotising enterocolitis meningkat. Pada bayi baru lahir prematur: pemberian injeksi intravena vitamin E (mengandung polysorbates) dapat menyebabkan toksisitas hati dan ginjal.4

PENGARUH HASIL LAB
Pantau protrombin time dalam 1-2 minggu pertama pemberian vitamin E bersama-sama dengan antikoagulan oral (warfarin, dicoumarol).5

PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko kehamilan: A atau C (bila dosis melebihi RDA).2 Hindari dosis tinggi pada trimester pertama.3 Vitamin E menembus plasenta.6

PENGARUH MENYUSUI
Terdistribusi ke dalam ASI; hati-hati bila menggunakan dosis besar.2,3

PARAMETER MONITORING
Konsentrasi tokoferol dalam plasma (rentang normal:6-14g/mL).2 Efek terapeutik: berkurangnya gejala defisiensi vitamin E.6 Efek toksik: fatigue, lemah, mual, sakit kepala, pandangan kabur, kembung, diare, dan dermatitis.6 Pantau protrombin time pada pemberian bersamaan dengan warfarin dan dicoumarol.5

BENTUK SEDIAAN
Kapsul lunak: 100IU, 200IU, 400IU, 500 IU, 200 mg, 300mg, 400mg; Kapsul: 100 IU, 200IU, 400IU, 100 mg, 200 mg, 400 mg; Tablet: 100 mg; Tablet kunyah: 200 IU, 100 mg; Dragee: 50 mg, 100 mg; Kaplet: 100 IU, 100mg, 200mg; Kaplet salut gula: 100mg; Kaplet kunyah: 100mg, 200mg, 400mg.7,8

PERINGATAN
Cenderung menimbulkan trombosis.1 Dapat menginduksi defisiensi vitamin K.2 Meningkatkan risiko necrotizing enterocolitis pada pemberian dosis besar sediaan vitamin E hiperosmolar (>200 unit per hari) pada bayi dengan berat badan lahir rendah (<1,5kg).1,2

KASUS TEMUAN
Tidak ada data

INFORMASI PASIEN
Vitamin E digunakan untuk pengobatan pasien dengan defisiensi vitamin E dan untuk kondisi kesehatan yang lain. Jangan digunakan apabila memiliki reaksi alergi terhadap vitamin E.6 Cara penggunaan: gunakan sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Dapat diminum bersama makanan, seperti sereal atau jus buah. Jangan mengunyah atau menghancurkan kapsul atau tablet. Minumlah obat ini dengan 1 gelas air penuh. Kunyahlah tablet kunyah, lalu telan dengan 1 gelas air penuh.6 Usahakan jangan sampai lupa minum obat, namun karena vitamin E hanya suplemen makanan, maka tidak perlu khawatir jika lupa minum 1 atau 2 kali.6 Penyimpanan: simpan dalam wadah aslinya, pada suhu kamar, hindarkan dari panas, paparan langsung cahaya, dan kelembaban. Sediaan berbentuk cair jangan dibekukan. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.6 ;Tanyakan pada dokter atau apoteker mengenai obat atau makanan yang harus dihindari. Beritahukan pada dokter jika sedang mengkonsumsi antikoagulan. Beritahukan pada dokter jika sedang hamil, menyusui, atau menderita penyakit lain. Jangan menggunakan vitamin E dalam jumlah berlebihan atau lebih dari yang dianjurkan oleh dokter karena konsumsi berlebihan dapat membahayakan.6

MEKANISME AKSI
Mencegah oksidasi vitamin A dan vitamin C; mencegah oksidasi asam lemak tak jenuh dalam membran.6; mencegah hemolisis sel darah merah.2

MONITORING
Konsentrasi tokoferol dalam plasma (rentang normal:6-14g/mL).2 Efek terapeutik: berkurangnya gejala defisiensi vitamin E (neuropati perifer, ataxia, miopati, retinopati, gangguan respon imun). Efek toksik: fatigue, lemah, mual, sakit kepala, pandangan kabur, kembung, diare, dan dermatitis.6

DAFTAR PUSTAKA
1) Martin J, Jordan B, Macfarlane CR, Ryan RSM, Wagle SMS, Akporobaro-Iwudibia O, et al, editors. British National Formulary 56. London: BMJ group and RPS Publishing; 2008, p. 534. 2) Lacy CF, Armstrong LL, Goldman MP, Lance LL. Drug information handbook: a comprehensive resource for all clinicians and healthcare professionals. 15th edition. Hudson: Lexi-Comp Inc.; 2007, p. 1794. 3) Martin J, Mehta DK, Jordan B, Macfarlane CR, Ryan RSM, Wagle SMS, et al., editors. BNF for children. London: BMJ Publishing Group Ltd, RPS Publishing, RCPCH Publications Ltd; 2007, p. 549. 4) Sweetman SC, editor. Martindale: the complete drug reference. 35th edition. London: Pharmaceutical Press; 2007, p. 1828-1.;5) Baxter K, editor. Stockley's drug interactions. 7th edition. London: Pharmaceutical Press; 2006, p. 321, 1023, 1024. 6) Micromedex Healthcare Series [homepage on the internet]. Denver: Thomson Reuters; c1974-2009 [updated 2009 May 27; cited 2009 May 28]. Available from: http://www.thomsonhc.com/hcs/librarian. 7) Santoso A, Pusponegoro AD, Sani A, Rani HAA, Lelo A, Azwar A, Kartasasmita CR, et al. MIMS edisi Bahasa Indonesia. Volume 9. Jakarta Selatan: PT Info Master; 2008. p. 386-387, 482. 8) Kasim F. ISO: Informasi Spesialite Obat Indonesia. Volume 43. Jakarta Barat: PT. ISFI Penerbitan; 2008. p. 465-466